kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

IHSG menanti data inflasi


Kamis, 01 Desember 2016 / 07:08 WIB
IHSG menanti data inflasi


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (30/11). Indeks ditutup dengan kenaikan 0,24% menjadi 5.148,91. Nilai transaksi pada perdagangan kemarin mencapai Rp 11,84 triliun. Namun, investor asing masih melakukan net sell sebesar Rp 1,074 triliun.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta mengatakan, kemarin IHSG sempat menguat di atas level 5.180 karena sentimen positif dari global, yaitu pertumbuhan ekonomi AS kuartal III-2016 yang mencapai 3,2% . Indeks keyakinan konsumen AS juga positif yakni 107,1.

“Namun, menjelang pertemuan OPEC di Wina, IHSG cukup tertekan, sehingga ditutup di 5.148.91,” katanya.

Kamis (1/12), pergerakan IHSG akan akan dipengaruhi oleh data inflasi tahunan yang dirilis Badan Pusat Statistik. Proyeksinya, inflasi naik menjadi 3,37%. Sedangkan dari eksternal, pertemuan OPEC terkait pembatasan produksi minyak masih akan mempengaruhi indeks. Ia memprediksi IHSG terkoreksi di 5.090–5.210.

Sedangkan analis Asjaya Indosurya William Surya Wijaya mengatakan, data inflasi Indonesia berpotensi membuat IHSG hari ini menguat dan bergerak di kisaran 5.088–5.291.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×