kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.014   51,00   0,28%
  • IDX 5.764   68,86   1,21%
  • KOMPAS100 747   11,89   1,62%
  • LQ45 568   11,29   2,03%
  • ISSI 199   0,82   0,41%
  • IDX30 323   6,94   2,20%
  • IDXHIDIV20 397   8,35   2,15%
  • IDX80 85   1,53   1,83%
  • IDXV30 108   1,46   1,37%
  • IDXQ30 104   1,89   1,85%

IHSG melemah 0,7% hari ini, simak proyeksi untuk perdagangan besok (10/6)


Selasa, 09 Juni 2020 / 17:49 WIB
ILUSTRASI. IHSG ditutup melemah pada 0,70% ke level 5.035,05 pada perdagangan hari ini, Selasa (9/6).


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada 0,70% ke level 5.035,05 pada perdagangan hari ini, Selasa (9/6). IHSG sempat terbang ke level tertingginya hari ini di posisi 5.139,41. Akan tetapi IHSG terus melemah hingga akhirnya ditutup di zona merah.

Sebanyak 201 saham menguat, 257 saham melemah, dan 127 saham bergeming. Hari ini investor asing mencatatkan net sell di pasar regular sebesar Rp 227,41 miliar akan tetapi masih mencatatkan net buy senilai Rp 275,01 miliar.

Baca Juga: IHSG turun 0,7% ke 5.035 pada akhir perdagangan Selasa (9/6)

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, melemahnya IHSG menjelang akhir-akhir perdagangan disebabkan oleh aksi ambil untung (profit taking). Sebab, hari ini IHSG telah menyentuh target yang dipasang MNC Sekuritas, yakni menguji di level 5.110.

“Pelemahan hari ini kami perkirakan akibat aksi ambil untung. Karena memang IHSG sudah mencapai target kami dan sudah menutup gap,” ujar Herditya kepada Kontan.co.id, Selasa (9/6).

Baca Juga: Cadangan devisa Mei 2020 meningkat, berikut ini komponen-komponennya

Untuk perdagangan besok, Herditya memperkirakan IHSG akan lanjut melemah. Sisi teknikal IHSG sudah memberikan sinyal melemah. Selain itu, IHSG juga rentan mengalami aksi profit taking susulan.

Dus, proyeksi Herditya IHSG akan melemah dengan support 4.950 dan resistance di 5.100 pada perdagangan Rabu (10/6).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×