Reporter: Surtan PH Siahaan | Editor: Wahyu T.Rahmawati
JAKARTA. Setelah sepekan reli, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kehilangan tenaga. Indeks ditutup turun 0,22% ke 4.602,06, Selasa (19/2). Nilai transaksi mencapai Rp 6,97 triliun. Pelemahan diikuti gugurnya sejumlah saham seperti CPIN, BBNI, EXCL, PGAS dan UNVR. Beberapa saham yang naik yaitu INVS, VIVA, BUMI, BBRI dan BBCA.
Analis Samuel Sekuritas, M Alfatih menyebut, indeks turun karena valuasi sejumlah saham big caps yang sudah mencapai target. Akibatnya, aksi jual melanda bursa. Alfatih memprediksi, indeks akan melanjutkan pelemahan hari ini. Indikator stochastic menghasilkan sinyal dead cross dan RSI berada di area overbought.
Analis Mega Capital Indonesia, Fadlillah Qudsi memperkirakan, indeks bergerak mendatar dengan kecenderungan bearish. Investor akan fokus pada rilis laporan keuangan dan pergerakan saham grup Bakrie. Saham BRAU, ENRG, BUMI, UNSP dan BTEL menguat kemarin. Fadlillah melihat, potensi kenaikan saham-saham grup Bakrie mampu menahan laju koreksi, meski berkapitalisasi kecil.
Alfatih memprediksi, IHSG turun dengan rentang 4.580-4.610. Fadlillah menebak, indeks akan melanjutkan koreksi di kisaran 4.585-4.625.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News