kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.863   20,00   0,12%
  • IDX 8.192   -73,59   -0,89%
  • KOMPAS100 1.154   -13,53   -1,16%
  • LQ45 828   -11,80   -1,41%
  • ISSI 294   -2,14   -0,72%
  • IDX30 431   -5,04   -1,16%
  • IDXHIDIV20 516   -5,47   -1,05%
  • IDX80 129   -1,64   -1,25%
  • IDXV30 142   -0,75   -0,52%
  • IDXQ30 139   -1,86   -1,32%

IHSG lesu, emiten-emiten pelat merah ini pertimbangkan buyback saham


Selasa, 03 Maret 2020 / 23:00 WIB
IHSG lesu, emiten-emiten pelat merah ini pertimbangkan buyback saham
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/3/2019). 


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan sejak awal tahun 2020. Pada penutupan perdagangan Selasa (3/3), IHSG tercatat menurun 12,4% secara year to date (ytd) ke level Rp 5.518,62. 

Berdasar data yang dihimpun Kontan, Otorotas Jasa Keunagan (OJK) telah menyiapkan langkah supaya IHSG tidak tertekan semakin dalam. Salah satunya, memperbolehkan emiten untuk membeli kembali (buyback) saham yang beredar tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). 

Baca Juga: Asosiasi Emiten Indonesia sebut kepercayaan investor di BEI mulai memudar, kenapa?

Menanggapi hal ini, perusahaan plat merah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) bilang bahwa pihaknya terbuka untuk mengkaji kesempatan-kesempatan ada saat ini. "Dengan turut memperhatikan posisi keuangan serta prioritas alokasi  potensi keuangan yang dimiliki oleh perusahaan," kata SVP Corporate Secretary Kunto Hendrapawoko kepada Kontan.co.id, Senin (2/3). 

Sejak awal tahun saham ANTM tertekan hingga 26,79%. Pada penutupan perdagangan Selasa (3/3) harga ANTM menyentuh Rp 615 per saham

Baca Juga: Bisnis lahan industri berpotensi meningkat, begini strategi AKR Corporindo (AKRA)

Selain terbuka dengan berbagai kesempatan untuk memperbaiki harga sahamnya, ANTM memastikan operasional perusahaan tetap berjalan dengan baik. Termasuk memastikan pengembangan strategi tetap berjalan. 

Sementara itu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perbankan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) beranggapan bahwa pihaknya belum akan mengambil aksi buyback tersebut. 




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×