kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

IHSG diprediksi menguat pada Kamis (28/1), saham-saham ini bisa dicermati


Rabu, 27 Januari 2021 / 20:40 WIB
IHSG diprediksi menguat pada Kamis (28/1), saham-saham ini bisa dicermati
ILUSTRASI. Investor melintas di depan papan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia Jakarta./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan kembali ditutup melemah 0,50% ke level 6.109,17 pada Rabu (27/1). Koreksi ini membuat IHSG ditutup di zona merah dalam lima hari berturut-turut.

Nah, untuk perdagangan Kamis (28/1), Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, IHSG berpotensi menguat. 

Berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance berada pada 6.064,55 hingga 6.195,15.

Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal negatif. 

Meskipun demikian, terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat.

Baca Juga: IHSG melemah 0,50% ke 6.109 pada perdagangan Rabu (27/1), asing lego BBCA, BBRI, UNTR

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor pada Kamis (28/1), antara lain sebagai berikut:

1. PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Ia merekomendasikan akumulasi beli pada area Rp 148 – Rp 153, dengan target harga secara bertahap di level Rp 163, Rp 198 dan Rp 234. Support: Rp 148 & Rp 136. 

2. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Nafan menyarankan akumulasi beli pada area level Rp 14.200 – Rp 14.300, dengan target harga secara bertahap di level Rp 14.875, Rp 17.250 dan Rp 19.625. Support: Rp 13.850 & Rp 13.075. 


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×