kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

IHSG diperkirakan berlanjut menguat di awal pekan ini


Senin, 04 Mei 2020 / 07:05 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup bulan April 2020 di zona hijau. Kamis (30/4) IHSG ditutup menguat 3,26% ke level 4.716,40. Penguatan ini diprediksi masih berlanjut pada Senin (4/5). 

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony mengatakan, penguatan tersebut didorong oleh sentimen positif dari quantitave easing (QE) yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI). 

Bank sentral Indonesia tersebut akan melakukan pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM) dan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) sebesar Rp 117,8 triliun pada Mei 2020. Bila ditotal, QE dari BI akan mencapai Rp 503,8 triliun. 

Baca Juga: IHSG menguat 3,91% di bulan lalu, bagaimana pergerakannya di bulan Mei ini?

"Data inflasi tentu akan berpengaruh, tetapi perubahan dari inflasi tidak terlalu signifikan," kata dia.

Dari sisi global, prediksi penguatan IHSG juga bakal didorong oleh kelanjutan remdesivir yang diklaim dapat sebagai obat Covid-19 dan rencana pelonggaran lockdown di beberapa kota besar di dunia.

"Faktor yang mempengaruhi lebih kepada optimisme pelaku pasar akan keyakinan dapat diselesaikannya masalah Covid-19," tambah Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani, Kamis (30/4). 

Baca Juga: TLKM menggeser BBRI jadi nomor dua, ini peringkat baru penguasa market cap bursa

Chris memprediksi IHSG bergerak menguat di level 4.680-4.850 pada Senin (4/5). Dia juga merekomendasikan untuk mencermati saham BMRI, TLKM dan ASII

Sementara itu Hendriko memprediksi IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan menguat dengan target resisten 4.900 dan suport 4.650-4.700. Hendriko menyarankan investor untuk memperhatikan saham TLKM, BBCA, BBNI, ADRO dan UNTR

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×