kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

IHSG Cetak Rekor ke Level 8.600, Menkeu Purbaya: Mantap, To The Moon!


Rabu, 26 November 2025 / 20:12 WIB
IHSG Cetak Rekor ke Level 8.600, Menkeu Purbaya: Mantap, To The Moon!
ILUSTRASI. IHSG Jatuh Ke Zona Merah-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/11/2025). IHSG mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di level 8.602,13 pada Rabu, 26 November 2025, menguat 0,94%.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan di zona hijau pada Rabu (26/11/2025). Indeks menguat 0,94% atau 80,24 poin ke 8.602,13. Level itu menjadi posisi tertinggi sepanjang masa.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, sejalan dengan kondisi perekonomian yang terjaga, maka memberikan dampak positif terhadap IHSG.

“(IHSG ke 8.602) Wah, mantap lah. To the moon!,” tutur Purbaya kepada awak media, Rabu (26/11/2025).

Baca Juga: IHSG Cetak Rekor Baru 8.491, Intip Proyeksi & Rekomendasi Saham Hari Ini (21/11)

Purbaya mengungkapkan, pergerakan IHSG pada dasarnya akan ditentukan oleh fondasi ekonominya.

Ia menambahkan, meskipun pertumbuhan ekonomi belum secepat yang diharapkan, tetapi investor pasar modal  forward-looking, sehingga mereka bisa menghitung pergerakan kedepan.

Selain itu, Purbaya juga menyebut, apabila IHSG tumbuh melesat, maka menunjukkan ekspektasi positif dari pelaku usaha terhadap kinerja perekonomian nasional.

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, pemerintah menjalankan sejumlah program.

Baca Juga: Ada Peluang Penguatan Usai IHSG Cetak Rekor

Ia berharap, dengan berbagai program tersebut dampaknya ke perekonomian semakin baik, sehingga investor memiliki kepercayaan besar terhadap Indonesia dan tertarik menempatkan dananya ke dalam negeri.

“Ternyata program ini sejalan. Jadi seharusnya kalau diinterpolasikan ke saham, ya seperti itu. Mungkin gak sekarang, tapi mereka kan liatnya ke depan, forward-looking. Ada beberapa yang gorengan, tapi yang lain juga naik juga kan. Jadi kalau gak ada optimisme di perekonomian itu gak akan naik ke 8.600,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×