kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

IHSG Berpotensi Konsolidasi Pada Kamis (29/2), Saham-Saham Ini Bisa Ditimbang


Rabu, 28 Februari 2024 / 19:12 WIB
IHSG Berpotensi Konsolidasi Pada Kamis (29/2), Saham-Saham Ini Bisa Ditimbang
ILUSTRASI. IHSG berpotensi untuk melanjutkan penguatannya pada resistance 7.370 pada Kamis (29/2). (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Muhammad Musa | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. IHSG ditutup menguat 0,59% ke level 7.328.739 pada akhir perdagangan Rabu (28/2). IHSG berpotensi untuk melanjutkan penguatannya pada resistance 7.370 pada Kamis (29/2).

Analis Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis menyebut, dari pasar internasional, fokus investor global tertuju pada rilis data penting di AS yaitu PCE Price Index dan Initial Jobless Claim.

PCE Price Index di Januari 2024 diproyeksikan sebesar 2,4% YoY atau turun dari 2,6% di Desember 2023, sedangkan Core PCE Price Index diproyeksikan sebesar 2,8%  atau turun dari 2,9%. 

Penurunan ekspektasi PCE Price Index sejalan dengan realisasi US CB Consumer Confidence yang jauh berada di bawah ekspektasi yakni 106,7 di Februari 2024 dari yang sebelumnya 110.9.

Baca Juga: IHSG Menguat 0,77% Secara Year to Date, Ini Rekomendasi Saham yang Bisa Dilirik

“Rilis data tersebut dan juga pidato dari sejumlah pejabat The Fed diharapkan dapat memberikan lebih banyak petunjuk tentang arah pemangkasan suku bunga The Fed di tahun ini,” jelas Alrich.

Selanjutnya, masih dari  internasional, Alrich menyampaikan terdapat rilis data Initial Jobless Claims di AS yang diperkirakan meningkat menjadi 210.000 di Februari 2024 dari yang sebelumnya sebesar 201.000 di Januari 2024.

Peningkatan pada Initial Jobless Claims akan meningkatkan keyakinan investor terhadap peluang pemangkasan suku bunga acuan the Fed di beberapa bulan Juni 2024. CME FedWatch Tools mencatat keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga acuan di FOMC Juni 2024 sebesar 60.2%.

Dari regional, menurut Alrich investor masih menanti rilis data inflasi dan PMI Manufaktur di Februari 2024 yang diperkirakan tetap solid.

Baca Juga: IHSG Naik 0,59% ke 7.328 Pada Rabu (28/2), INKP, UNVR, GGRM Jadi Top Gainers LQ45

Cheril Tanuwijaya, Head of Reserach Mega Capital Sekuritas (InvestasiKu) juga memperkirakan IHSG berpotensi konsolidasi menguat dengan kisaran 7.300-7.350 pada perdagangan Kamis (29/2), didukung oleh penguatan harga komoditas energi dan ekspektasi inflasi PCE AS yg lebih rendah.

“Tapi besok ada pidato pejabat The Fed, jika komentarnya hawkish maka (IHSG) bisa koreksi,” imbuhnya.

Untuk perdagangan Kamis (29/2), Cheril merekomendasikan investor untuk mencermati saham MYOR dengan target harga Rp 2.500, stop losss di Rp 2.400 dan AMRT dengan target harga Rp 2.750, stop loss di Rp 2.680.

Sedangkan Alrich merekomendasikan saham BBNI, UNVR, TLKM, LSIP, DSNG, dan INDF.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×