kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

IHSG berhasil dibuka positif di akhir pekan


Jumat, 08 Januari 2016 / 09:42 WIB


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil dibuka di zona positif pada Jumat (8/1). Data yang dihimpun RTI menunjukkan, pada pukul 09.30 WIB, indeks mencatatkan kenaikan 0,24% menjadi 4.541,24.

Saham-saham yang berada di jajaran top gainers pagi ini di antaranya: PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) naik 22,81% menjadi Rp 350, PT Global teleshop Tbk (GLOB) naik 20% menjadi Rp 720, dan PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) naik 10,53% menjadi Rp 1.050.

Sedangkan di jajaran top losers, terdapat saham-saham: PT Pusanko Tarinka Tbk (PSKT) turun 10% menjadi Rp 810, PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) turun 10% menjadi Rp 324, dan PT Centris Multi Persada Pratama Tbk (CMPP) turun 9,48% menjadi Rp 105.

Sementara itu, secara sektoral, lima sektor berhasil naik dan lima sektor lainnya tertekan. Tiga sektor dengan kenaikan tertinggi di antaranya: sektor keuangan naik 0,4%, sektor barang konsumen naik 0,22%, dan sektor pertambangan naik 0,18%.   

Pergerakan IHSG melawan arus pergerakan bursa Asia. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 10.07 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2%. Bursa Asia menuju penurunan pekan terburuk sejak September 2011.

Sementara, indeks Topix Jepang turun 0,6%. Indeks acuan Negeri Sakura ini sudah melorot selama lima hari berturut-turut. Adapun indeks Kospi Korea Selatan turun 0,8% di Seoul, menuju level terendahnya dalam empat bulan terakhir.

Aksi jual juga terjadi pada indeks S&P/ASX 200 sebesar 1,4% dalam sepuluh menit transaksi perdagangan dibuka. Sedangkan indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru tergerus 1,3%.

Investor di kawasan regional masih mencemaskan mengenai kondisi ekonomi China yang dapat memicu krisis global.

Sekadar informasi, sepanjang pekan ini hingga Kamis (7/1), jumlah dana yang hengkang dari pasar saham global mencapai US$ 2 triliun. Kecemasan investor terfokus pada China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×