kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45898,81   -9,73   -1.07%
  • EMAS1.358.000 -0,37%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

IHSG Bakal Mendapat Angin Segar dari Pemilu 2024


Selasa, 10 Oktober 2023 / 18:59 WIB
IHSG Bakal Mendapat Angin Segar dari Pemilu 2024
ILUSTRASI. Secara historis pasar saham dalam negeri menguat menjelang pemilu.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Secara historis pasar saham dalam negeri menguat menjelang gelaran pemilu. Meski mengalami tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali bangkit.

Sepanjang tahun berjalan ini, IHSG sudah menguat 1,04%. Hingga akhir perdagangan Selasa (10/10), indeks komposit ini parkir di level 6.922,18. Memasuki paruh kedua ini IHSG bergerak sangat volatile.

Ketua Asosiasi Analis Efek Indonesia David Sutyanto menuturkan dalam beberapa penyelenggara pemilu, umumnya IHSG akan mengalami penguatan pada tahun politik.

"Walaupun pernah ada tekanan di awal masa proses kampanye, tetapi setelah proses pemungutan suara IHSG akan kembali menguat," katanya dalam acara Economic & Capital Market Outlook 2024, Selasa (10/10).

David mencermati, sejak beberapa kali pemilihan Presiden dilaksanakan secara langsung, IHSG umumnya alami kenaikan selama masa proses pemilu.

Baca Juga: IHSG Menguat Hari Ini, Begini Proyeksi dan Rekomendasi Saham untuk Esok Hari

Contohnya pada proses Pemilu 2004, IHSG berhasil menguat 17,7%. Lima tahun kemudian, IHSG melesat hingga 53,7% pada Pemilu 2019.

"Ini merupakan respon positif dari pasar ketika kala itu calon presiden Susilo Bambang Yudhoyo menggandeng Boediono sebagai wakil karena dinilai pro pasar," jelasnya.

Meski mendapat sentimen positif dari gelaran pemilu  David menyampaikan pergerakan indeks saham dalam negeri, tak akan lepas dari arah ekonomi dan kebijakan pemerintah.

Dia memproyeksikan ekonomi Indonesia akan bertumbuh dan bergerak positif selama proses Pemilu. Apalagi pemerintah telah menyiapkan anggaran mencapai Rp 71,3 triliun

"Anggaran dana pilpres, pileg dan pilkada diproyeksikan akan mencapai Rp 109,1 triliun. Dengan anggaran itu pasti akan ada belanja barang dan jasa yang merata," ujar David.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×