kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Hatta: Pertemuan dengan Jepang untuk Inalum, tidak tunggu keppres


Jumat, 05 November 2010 / 18:50 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Martina Prianti | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah rupanya agak mendua dalam menentukan sikapnya terhadap kelanjutan proyek Inalum. Intern pemerintah sendiri nampaknya belum kompak soal kelanjutan kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Jepang dalam proyek Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Perindustrian HM Hidayat berbeda pendapat soal jadwal pertemuan antara pemerintah dengan Jepang. Sebelumnya, MS Hidayat mengaku ia baru bisa melakukan pembicaraan dengan Jepang soal Inalum jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menerbitkan keputusan presiden sebagai payung hukum.

Tapi Hatta membantah alasan Hidayat itu dan menyatakan pembicaraan masih bisa tetap berlangsung. "Tidak ada kaitannya dengan Keppres. Pembahasan Inalum belum dilakukan karena baru mengatur jadwal, makanya belum masuk ke perundingan," ucap Hatta, Jumat sore (5/11).

Soal kapan pertemuan antara pemerintah dan Jepang digelar, Hatta membenarkan waktunya memang diundur. Sebelumnya dijadwalkan tanggal 5 November. "Ancer- ancer November akhir atau awal Desember," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×