kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.199   149,00   0,83%
  • IDX 5.434   -160,46   -2,87%
  • KOMPAS100 717   -19,64   -2,67%
  • LQ45 542   -15,43   -2,77%
  • ISSI 188   -6,20   -3,19%
  • IDX30 307   -9,38   -2,97%
  • IDXHIDIV20 380   -11,94   -3,05%
  • IDX80 82   -2,17   -2,59%
  • IDXV30 105   -1,97   -1,85%
  • IDXQ30 99   -3,68   -3,60%

Hati-hati, saham BRAM bergerak liar


Selasa, 09 Desember 2014 / 13:02 WIB
ILUSTRASI. Teh merupakan salah satu bahan tradisional yang digunakan untuk mengolah daging jadi empuk


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA.Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) memberi peringatan atas pergerakan saham PT Indo Kordsa Tbk (BRAM). Saham perseroan dinilai bergerak di luar kewajaran alias masuk kategori unusual market activity (UMA).

Hal ini lantaran terjadi peningkatan harga saham produsen serat nilon sampai bahan baku pembuat ban ini di luar kebiasaan dibanding periode sebelumnya. 

Irvan Susandy, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI mengatakan, pihaknya telah meminta konfirmasi kepada manajemen BRAM. Namun, manajemen Indo Kordsa mengaku tidak mengetahui penyebab volatilitas yang terjadi atas saham perseroan.

"Bursa sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini (BRAM)," ujarnya dalam pernyataan resmi, Jumat (5/12).

Ia pun mengingatkan, agar para investor melakukan pertimbangan terkait dampak yang berpotensi terjadi sebelum berinvestasi di saham perusahaan ini.

Perlu juga dipertimbangkan kinerja anak usaha perseroan disertai dengan keterbukaan informasi. Investor pun sebaiknya mengkaji rencana aksi korporasi perusahaan, terutama yang belum mendapat restu pemegang saham (RUPS).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×