kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Hartadinata Abadi (HRTA) Kantongi Pendapatan Rp 5,24 Triliun Sepanjang Tahun 2021


Kamis, 28 April 2022 / 08:12 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Hartadinata Abadi, Tbk., Sandra Sunanto (tengah) (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen perhiasan emas PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) membukukan penjualan neto sebesar Rp 5,24 triliun sepanjang tahun 2021. Perolehan tersebut meningkat 26,6% dibanding realisasi penjualan neto tahun 2020 yang sebesar Rp 4,14 triliun.

Sejalan dengan kenaikan penjualan tersebut, HRTA mencatatkan peningkatan beban pokok penjualan 25,5% year on year (yoy) menjadi Rp 4,67 triliun dari sebelumnya Rp 3,72 triliun. Alhasil, laba bruto HTRA naik hingga 35,8% yoy menjadi Rp 572,58 miliar dari sebelumnya Rp 421,7 miliar.

Selanjutnya, HRTA berhasil menekan beban penjualannya sebesar 12,9% sehingga beban tersebut berkurang dari Rp 13,27 miliar pada 2020 menjadi Rp 11,55 miliar pada 2021. Di sisi lain, beban umum dan administrasi HRTA melonjak 155,6% yoy menjadi Rp 135,30 miliar dan beban keuangan meningkat 32,3% yoy menjadi Rp 150,91 miliar.

Baca Juga: Tahun 2022, Hartadinata Abadi (HRTA) Optimis Raih Pertumbuhan Kinerja Dobel Digit

Pada akhirnya, HRTA dapat membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 194,43 miliar sepanjang 2021. Jumlah tersebut tumbuh 13,6% yoy dibanding laba tahun berjalan 2020 yang sebesar Rp 171,08 miliar.

Adapun aset HRTA per Desember 2021 meningkat 22,9% yoy menjadi Rp 3,48 triliun dari sebelumnya Rp 2,83 triliun. Hal itu sejalan dengan liabilitas yang bertambah 33,3% yoy menjadi Rp 1,96 triliun dan ekuitas yang naik 11,6% yoy menjadi Rp 1,52 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×