kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Harga tender offer ANTA Rp 300 per saham


Kamis, 16 Juni 2011 / 17:51 WIB
ILUSTRASI. Karyawan menunjukkan emas logam mulia di kantor Pegadaian Cabang Senen, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2020).Harga emas Antam di Pegadaian pagi ini Rp 1.063.000 per gram (9 September 2020). Tribunnews/Herudin


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Anta Express Tour & Travel Service Tbk (ANTA) bakal undur diri dari lantai bursa alias delisting, pada 20 Agustus 2011. Sebelum niat tersebut terlaksana, induk usaha ANTA, PT Trans Lifestyle akan melakukan penawaran tender (tender offer) untuk membeli saham publik seharga Rp 300 per saham.

"Kami sudah dapat persetujuan dari pemegang saham independen dalam RUPS Luar Biasa, hari ini," ujar Presiden Direktur ANTA Raymond R Setokusumo, usai RUPSLB Kamis, (16/6).

Menurut rencana, periode penawaran tender berlangsung pada 6 Juli 2011 - 5 Agustus 2011. Adapun pembayaran dilakukan pada 10 Agustus.

Harga tender offer yang ditetapkan lebih tinggi dari harga valuasi dari tim penilai independen, yaitu Rp 218 per saham.

ANTA memutuskan untuk delisting lantaran rendahnya likuiditas transaksi di pasar modal. Alhasil, perusahaan jasa pariwisata yang bernaung di bawah Para Group ini tidak terlalu memanfaatkan dana yang bisa dihimpun dari pasar modal. Raymond mencatat, dalam sebulan rata-rata frekuensi transaksi ANTA hanya 14x.

Selain itu, alasan lain yang menyebabkan ANTA delisting adalah melihat tren di pasar modal saat ini. "Banyak perubahan. Bisnis kita kalau dibandingkan sektor-sektor pertambangan kalah. Mereka (industri pertambangan) sedang menjadi kesayangan di pasar modal," beber Raymond.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×