kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Harga Tembaga Naik Terus, Astra Pastikan Harga Produk Terjaga


Sabtu, 11 Oktober 2025 / 06:30 WIB
Harga Tembaga Naik Terus, Astra Pastikan Harga Produk Terjaga
ILUSTRASI. Logo PT Astra International Tbk ASII di puncak gedung Menara Astra, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Astra International Tbk (ASII) memastikan fluktuasi harga bahan baku tembaga tak langsung tercermin pada harga jual produk. ?


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Komoditas tembaga menunjukkan tren kenaikan harga sampai hampir menembus rekor tertinggi sepanjang masa alias all time high (ATH) barunya. Meski begitu, PT Astra International Tbk (ASII) memastikan fluktuasi harga bahan baku ini tak langsung tercermin pada harga jual produk. 

Per Kamis (9/10/2025), Bloomberg mencatat kontrak berjangka tembaga berada di level US$ 10.867 per metrik ton di London Metal Exchange. Sebelum perdagangan ditutup, hari itu harganya bahkan sempat tembus US$ 11.000 per metrik ton level tertingginya sejak ATH US$ 11.104 per metrik ton pada Mei 2024. 

Dalam situasi ini, ada potensi kenaikan biaya produksi bagi industri hilir, salah satunya otomotif. Head of Corporate Communication Astra Windy Riswantyo pun mengamini hal tersebut. Namun, ia memastikan hal itu tak bakal serta-merta berimplikasi ke konsumen. 

Baca Juga: Kemenko Infrastruktur dan Beberapa Lembaga Rilis Pedoman Pengendalian Emisi Jakarta

“Secara umum, kenaikan harga bahan baku seperti karet dan berbagai jenis logam, termasuk tembaga, memang dapat memengaruhi biaya produksi kendaraan. Namun, fluktuasi harga bahan baku tidak selalu secara langsung diteruskan kepada konsumen melalui penyesuaian harga jual,” papar WIndy kepada Kontan, Jumat (10/10/2025). 

Lebih lanjut, ia memastikan Astra bakal senantiasa berupaya melakukan berbagai langkah efisiensi internal terlebih dahulu untuk menyikapi kondisi seperti ini. 

Pasalnya, kondisi ekonomi yang menantang saat ini sudah menjadi momok tersendiri bagi pasar. Dus, Astra memastikan penyesuaian harga bakal dilakukan dengan pertimbangan secara mendalam demi menjaga keseimbangan antara biaya produksi dan daya beli konsumen. 

Windy tak menjabarkan berapa banyak proporsi tembaga sebagai bahan baku produk kendaraan Astra. Yang pasti, saat ini sebagian besarnya masih berbasis internal combustion engine (ICE), dan sebagian kendaraan elektrifikasi Hybrid EV. 

Baca Juga: Penjualan Mobil Astra Capai 297.498 unit pada Kuartal III 2025

Ke depannya, ia bilang perseroan bakal terus memantau perkembangan tren elektrifikasi dan harga bahan baku untuk memastikan strategi bisnis yang adaptif dan berkelanjutan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×