kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Harga minyak turun mengantisipasi tarif impor baru AS


Senin, 17 September 2018 / 07:30 WIB
ILUSTRASI. Lapangan minyak di Irak


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak turun pada awal pekan ini. Senin (17/9) pukul 7.16 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober 2018 di New York Mercantile Exchange turun 0,25% ke US$ 68,82 per barel dari harga akhir pekan lalu.

Sedangkan harga minyak brent untuk pengiriman November 2018 di ICE Futures turun 0,15% ke US$ 77,97 per barel dari posisi akhir pekan lalu US$ 78,09 per barel.

Harga minyak melemah seiring kekhawatiran penambahan tarif impor atas produk China ke Amerika Serikat (AS). Presiden AS Donald Trump menginstruksikan penerapan tarif sekitas US$ 200 miliar produk China.

Setelah pengumuman akhir pekan lalu, harga minyak cenderung turun. "Perdagangan akhir pekan lalu mengonfirmasi resistance kuat US$ 80 per barel untuk minyak brent," kata konsultan Petromatrix dalam catatan yang dikutip Reuters.

Ada spekulasi harga minyak acuan internasional ini bisa mencapai di atas US$ 80 per barel akibat adanya sanksi AS terhadap Iran. Tapi, minyak sulit bertahan di harga tersebut. Harga tertinggi minyak acuan ini berada di US$ 79,74 per barel pada pekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×