kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.811   16,00   0,10%
  • IDX 7.896   -434,06   -5,21%
  • KOMPAS100 1.101   -64,06   -5,50%
  • LQ45 800   -33,57   -4,03%
  • ISSI 278   -19,33   -6,49%
  • IDX30 419   -10,48   -2,44%
  • IDXHIDIV20 503   -6,34   -1,24%
  • IDX80 123   -6,56   -5,08%
  • IDXV30 135   -3,62   -2,60%
  • IDXQ30 137   -1,97   -1,42%

Harga minyak turun mengantisipasi tarif impor baru AS


Senin, 17 September 2018 / 07:30 WIB
Harga minyak turun mengantisipasi tarif impor baru AS
ILUSTRASI. Lapangan minyak di Irak


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak turun pada awal pekan ini. Senin (17/9) pukul 7.16 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober 2018 di New York Mercantile Exchange turun 0,25% ke US$ 68,82 per barel dari harga akhir pekan lalu.

Sedangkan harga minyak brent untuk pengiriman November 2018 di ICE Futures turun 0,15% ke US$ 77,97 per barel dari posisi akhir pekan lalu US$ 78,09 per barel.

Harga minyak melemah seiring kekhawatiran penambahan tarif impor atas produk China ke Amerika Serikat (AS). Presiden AS Donald Trump menginstruksikan penerapan tarif sekitas US$ 200 miliar produk China.

Setelah pengumuman akhir pekan lalu, harga minyak cenderung turun. "Perdagangan akhir pekan lalu mengonfirmasi resistance kuat US$ 80 per barel untuk minyak brent," kata konsultan Petromatrix dalam catatan yang dikutip Reuters.

Ada spekulasi harga minyak acuan internasional ini bisa mencapai di atas US$ 80 per barel akibat adanya sanksi AS terhadap Iran. Tapi, minyak sulit bertahan di harga tersebut. Harga tertinggi minyak acuan ini berada di US$ 79,74 per barel pada pekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×