kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Harga Minyak Lanjut Menguat, Didukung Prospek Permintaan Energi


Kamis, 15 Desember 2022 / 07:10 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak lanjut menguat pada perdagangan Kamis (15/12) pagi. REUTERS/Pascal Rossignol


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak lanjut menguat pada perdagangan Kamis (15/12) pagi. Pukul 07.03 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari 2023 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 77,30 per barel, naik tipis 0,02% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 77,28 per barel.

Harga minyak bertahan di level US$ 77 per barel setelah naik hampir 9% dalam tiga sesi lantaran para trader mempertimbangkan prospek permintaan energi yang cukup beragam.

Mengutip Bloomberg, Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan bahwa harga minyak bisa naik pada tahun depan sebagai efek dari sanksi atas pasokan Rusia, meskipun OPEC dan Goldman Sachs Group inc berhati-hati dengan prospek permintaan di awal tahun 2023.

Baca Juga: Permintaan Bahan Bakar di China Meningkat Pasca Pelonggaran Pembatasan Covid-19

Federal Reserve AS juga kembali menaikkan suku bunga dan memperingatkan mereka masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga.

Di Asia, kebijakan China yang melonggarkan kebijakan nol Covid juga mendorong optimisme terhadap prospek permintaan komoditas dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×