kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Harga Minyak Lanjut Menguat, Didukung Prospek Permintaan Energi


Kamis, 15 Desember 2022 / 07:10 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak lanjut menguat pada perdagangan Kamis (15/12) pagi. REUTERS/Pascal Rossignol


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak lanjut menguat pada perdagangan Kamis (15/12) pagi. Pukul 07.03 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari 2023 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 77,30 per barel, naik tipis 0,02% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 77,28 per barel.

Harga minyak bertahan di level US$ 77 per barel setelah naik hampir 9% dalam tiga sesi lantaran para trader mempertimbangkan prospek permintaan energi yang cukup beragam.

Mengutip Bloomberg, Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan bahwa harga minyak bisa naik pada tahun depan sebagai efek dari sanksi atas pasokan Rusia, meskipun OPEC dan Goldman Sachs Group inc berhati-hati dengan prospek permintaan di awal tahun 2023.

Baca Juga: Permintaan Bahan Bakar di China Meningkat Pasca Pelonggaran Pembatasan Covid-19

Federal Reserve AS juga kembali menaikkan suku bunga dan memperingatkan mereka masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga.

Di Asia, kebijakan China yang melonggarkan kebijakan nol Covid juga mendorong optimisme terhadap prospek permintaan komoditas dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×