kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga minyak kembali panas


Kamis, 19 Juni 2014 / 07:49 WIB
ILUSTRASI. Selamat Tahun Baru Imlek 2023, Gunakan Ucapan & Link Download Twibbon Berikut


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

MELBOURNE. Minyak mentah jenis West Texas Intermediate menanjak kembali setelah tertekan selama empat hari belakangan. Harga minyak naik setelah pemerintah Amerika Serikat (AS) menunjukkan penurunan angka cadangan minyak, sementara konflik di Irak kembali memanas.

Minyak WTI untuk pengiriman Juli naik 31 sen atau 0,3% menjadi US$ 106,28 per barel di bursa New York Mercantile Exchange, dan diperdagangkan di US$ 106,25 per barel pada pukul 9.36 waktu Sidney.

Harga minyak di kontrak ini rebound setelah tertekan 0,4% ke US$ 105,97 kemarin. Ini merupakan harga penutupan terendah sejak 11 Juni.

Sedangkan minyak Brent untuk pengiriman Agustus naik 81 sen atau 0,7% ke US$ 114,26 di bursa ICE Futures Europe London. Selisih harga minyak premium dan WTI ini sebesar US$ 8,67 per barel.

Harga minyak menanjak setelah Energy Information Administration merilis cadangan minyak AS turun 579.000 barel pekan lalu. Kondisi Irak sebagai penghasil minyak terbesar kedua di OPEC juga ikut mendorong harga minyak. Kemarin kondisi tentara Irak dan militan memanas lantaran pemberontak mencoba menduduki kilang minyak terbesar di Irak yaitu Baiji.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×