kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Harga minyak di bawah US$ 45 per barel


Selasa, 13 Januari 2015 / 14:58 WIB
ILUSTRASI. Promo Gajian Indomaret Periode 25 Juli-5 Agustus 2023.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Harga minyak mentah dunia menembus level US$ 45 per barel di bursa perdagangan New York, hari ini, Selasa (13/1). 

Mengutip Bloomberg, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Feburari merosot 3,4% menjadi US$ 44,47 per barel pada pukul 14:45 WIB.

Harga minyak Brent juga menyentuh US$ 45,6 per barel. Harga minyak mentah sudah surut 55% sejak Juni lalu dan menyeret Indeks Komoditas Bloomberg ke level terendah dalam 12 tahun terakhir.

Jason Yen dari Investors Mutual Ltd di Sidney mengatakan, data ekonomi di China hari ini yang positif tidak cukup menahan penurunan harga minyak mentah. China hari ini mengumumkan ekspornya melompat 9,7%. 

Harga minyak mentah dunia merosot hari ini, menjelang pengumuman cadangan minyak mentah AS yang diumumkan besok. Diperkirakan, cadangan minyak AS naik 1,75 juta berel menjadi 384,1 juta barel sepanjang pekan lalu hingga 9 Januari.

Harga minyak terus melorot sejak tahun lalu di tengah kelimpahan pasokan. Menteri Minyak Uni Emirat Arab mempertegas, akan menjaga kapasitas produksi, meski menimbulkan harga minyak yang tidak stabil.

UEA berencana memompa 3,5 juta barel minyak per hari di tahun 2017. Ini akan menambah kekuatan pasokan minyak dari 12 negara OPEC yang menyumbang 40% kebutuhan minyak dunia saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×