kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Harga Emas Tembus Rekor Tertinggi Usai Trump Umumkan Tarif Timbal Balik


Kamis, 03 April 2025 / 07:50 WIB
Harga Emas Tembus Rekor Tertinggi Usai Trump Umumkan Tarif Timbal Balik
ILUSTRASI. Kamis (3/4), harga emas spot menguat ke US$ 3.152,03 per ons troi dan harga emas berjangka ke US$ 3.172,2 dan jadi level tertinggi emas.


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas terus naik hingga mendekati level tertinggi sepanjang masa, didorong oleh arus masuk aset safe haven setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif timbal balik yang akan meningkatkan perang dagang.

Kamis (3/4) pukul 07.42 WIB, harga emas spot dibuka menguat dan berada di level US$ 3.152,03 per ons troi. Pada sesi sebelumnya, emas spot ditutup di level US$ 1.134,17 per ons troi.

Sejalan, harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman Juni 2025 dibuka melonjak ke US$ 3.172,2 per ons troi. Ini jadi level tertinggi emas.

"Tarif timbal balik jauh lebih agresif dari yang diharapkan, yang seharusnya mengarah pada aksi jual pasar aset dan dolar yang lebih rendah," kata Tai Wong, pedagang logam independen.

"Prospek emas sangat bagus di sini dengan target jangka pendek baru ke US$ 3.200. Ada banyak pertanyaan yang belum terjawab dan perasaan bahwa banyak hal mungkin dapat dinegosiasikan akan membuat pasar sangat fluktuatif dalam jangka pendek," tambahnya.

Baca Juga: Ini Tanggapan Sejumlah Pemimpin Dunia Usai Trump Umumkan Kebijakan Tarif

Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa ia akan mengenakan tarif dasar 10% pada semua impor ke Amerika Serikat dan bea yang lebih tinggi pada beberapa mitra dagang terbesar negara itu, dalam sebuah langkah yang meningkatkan perang dagang yang ia mulai saat kembali ke Gedung Putih.

Trump memajang poster yang mencantumkan tarif timbal balik, termasuk 34% pada Tiongkok dan 20% pada Uni Eropa, sebagai tanggapan atas bea yang dikenakan pada barang-barang AS.

Emas, yang sering digunakan sebagai penyimpan nilai yang aman selama masa ketidakpastian politik dan keuangan, telah naik lebih dari $500 sejauh ini pada tahun 2025, dan mencapai rekor tertinggi US$ 3.148,88 pada hari Selasa.

"Penembusan resistance pada US$ 3.147,41 - US$ 3.149,84 akan menjadi pertanda baik untuk kenaikan ke $3.200, dan memberikan keyakinan pada prospek bullish yang menyoroti US$ 3.300 dan US$ 3.500," kata Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals.

Indeks dolar turun 0,4% setelah pengumuman tarif Trump, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Baca Juga: Wall Street: Dow, S&P 500 dan Nasdaq Ditutup Menguat, Pasar Menanti Tarif Trump

Sementara itu, Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP pada hari Rabu menunjukkan pertumbuhan gaji swasta AS meningkat pada bulan Maret. Data pekerjaan terbesar minggu ini akan keluar pada hari Jumat dengan rilis laporan ketenagakerjaan AS bulanan.

Di antara logam lainnya, perak spot naik 0,7% menjadi US$ 33,99 per ons, sementara platinum naik 0,7% menjadi US$ 986,18 dan paladium turun 0,8% menjadi US$ 975,93.

Selanjutnya: Cek Syarat Mendapatkan Diskon Pertamax Rp 300 per Liter, Klik mypertamina.id/spbu

Menarik Dibaca: Begini Cara Download Video dari IG ke Galeri Tanpa Aplikasi! Coba Sekarang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×