kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Harga emas spot turun 0,24% ke US$ 1.750 per ons troi pada Selasa (23/6) pagi


Selasa, 23 Juni 2020 / 09:31 WIB
Harga emas spot turun 0,24% ke US$ 1.750 per ons troi pada Selasa (23/6) pagi
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Gold bars at the Austrian Gold and Silver Separating Plant 'Oegussa' in Vienna, Austria, March 18, 2016. REUTERS/Leonhard Foeger/File Photo


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas spot turun pada Selasa (23/6) pagi usai mencapai titik tertinggi selama satu bulan pada hari kemarin. Dilansir dari Bloomberg pada pukul 09.24 WIB, harga emas spot berada di level US$ 1.750,26 per ons troi alias turun 0,24%.

Sementara harga emas berjangka Comex untuk pengiriman Agustus 2020 masih menguat 0,06% ke level US$ 1.767 per ons troi.

Baca Juga: Harga emas menyentuh level tertinggi, kekhawatiran kasus baru corona menjadi penopang

Sebelumnya harga emas naik tipis pada hari Selasa usai mencapai titik tertinggi dalam lebih dari satu bulan. Kasus virus corona yang melonjak di berbagai belahan dunia membuat investor memilih aset safe-haven.

Infeksi corona melonjak di Amerika Latin terutama di Brazil. Sementara New York City, pemerintah mulai mengurangi pembatasan setelah 100 hari melakukan penguncian.

Namun di luar New York, negara-negara bagian AS lainnya justru mengalami peningkatan kasus virus corona.

Baca Juga: Tren Bullish Harga Emas Antam Tidak Awet, Investor Sebaiknya Beli di Harga Bawah

Isu Hong Kong juga merembet ke harga emas. Uni Eropa mengatakan bahwa China akan mendapat konsekuensi yang amat buruk jika Beijing melanjutkan undang-undang keamanan baru di Hong Kong yang dinilai akan membatasi hak-hak dasar warga Hong Kong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×