CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Harga emas spot bergerak tipis ke US$ 1.840 per ons troi, menanti pidato Janet Yellen


Selasa, 19 Januari 2021 / 08:40 WIB
ILUSTRASI. harga emas spot bergerak tipis di awal perdagangan hari ini


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas spot bergerak tipis pada awal perdagangan hari ini karena investor masih menanti pernyataan dari Janet Yellen, yang merupakan calon terkuat sebagai menteri keuangan Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Joe Biden.

Selasa (19/1) pukul 08.00 WIB, harga emas spot melemah 0,02% ke US$ 1.840,63 per ons troi. Pada Senin (18/1), harga emas spot ini sempat berada di level US$ 1.809,90 per ons troi, level terendah sejak 2 Desember 2020.

Sementara itu, harga emas berjangka kontrak pengiriman Februari 2021 menguat 0,5% ke US$ 1.839,1 per ons troi. 

Pergerakan harga emas masih dipengaruhi dolar Amerika Serikat (AS) yang masih menguat ke level tertingginya dalam empat pekan. Dengan penguatan the greenback, emas batangan menjadi lebih mahal bagi mata uang lainnya. 

Baca Juga: Ekspektasi stimulus tambahan, harga emas ditutup menguat ke US$ 1.841 per ons troi

Kini investor pun menanti pidato Yellen di depan Kongres AS terkait rencana paket stimulus berikutnya dan rencana keuangan pada pemerintahan Biden. Sebelumnya, Buden pun telah mengungkapkan proposal paket stimulus senilai US$ 1,9 triliun. 

Sementara itu, dari kawasan Eropa, para menteri keuangan di zona tersebut juga berjanji untuk melanjutkan stimulus dan dukungan fiskal guna mengerek ekonomi. 

Para menteri keuangan di Eropa bertemu pada Senin (18/1) guna membahas desain rencana pemulihan pasca pandemi. Komisi Uni Eropa sudah memperingatkan bahwa krisis Covid-19 membuat ekonomi di Uni Eropa memiliki ketidakseimbangan yang buruk.

Di sisi lain, WHO mendesak negara-negara dan produsen vaksin Covid-19 untuk menyebarkan vaksin secara adil ke seluruh dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×