kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Harga Emas menguat di tengah komentar dovish


Selasa, 08 Agustus 2017 / 20:04 WIB
Harga Emas menguat di tengah komentar dovish


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Harga emas menguat setelah investor membertimbangkan komentar salah satu pejabat The Fed menjelang data inflasi Amerika Serikat (AS) serta melacak perkembangan rencana rudal Korea Utara.

Mengutip Bloomberg, Selasa (8/8) harga emas kontrak pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange menguat 0,41% ke level US$ 1.269,9 per ons troi dibanding sehari sebelumnya.

Gubernur The Fed bagian Minneapolis, Neel Kashkari mengatakan, inflasi telah mendekati target bank sentral di level 2%. Sementara Gubernur The Fed bagian St.Louis James Bullard menyatakan, rendahnya harga baru-baru ini merupakan alasan yang baik untuk membiarkan suku bunga dimana saat ini berada.

"Emas bergerak lebih tinggi hari ini karena Kashkari dan Bullard membuat pernyataan dovish," kata Jeffrey Halley, Market Strategist Oanda Corp. di Singapura, seperti dikutip Bloomberg, Selasa (8/8). "Para trader akan cemas menanti rilis inflasi AS Jumat nanti, dengan ekspektasi kenaikan suku bunga akan kembali melonjak," imbuhnya.

Lebih lanjut, Halley menyatakan, emas juga didukung oleh permintaan aset aman setelah "pertempuran sengit" dari Korea Utara. Negara komunis itu menolak untuk menghentikan pengembangan senjata nuklir dan meminta AS membayar kejahatannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×