kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga emas mencapai titik tertinggi sejak September 2017


Jumat, 12 Januari 2018 / 07:50 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas mencapai titik tertinggi sejak 18 September 2017. Pada Jumat (12/1) pukul 7.31WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2018 di Commodity Exchange naik 0,16% ke level US$ 1.324,70 per ons troi.

Ini adalah kenaikan harga dalam tiga hari terakhir. Harga emas melaju setelah notulen rapat European Central Bank (ECB) Desember yang dirilis kemarin menunjukkan bahwa bank sentral akan meninjau ulang posisi di awal tahun ini.

Investor memandang hal ini sebagai tanda-tanda pengurangan lagi program pembelian surat utang. Nilai tukar euro menguat dan menekan dollar. Alhasil, harga emas menguat.

Harga emas telah bertambah US$ 80 sejak pertengahan Desember akibat pelemahan nilai tukar dollar. "Kami melihat harga emas akan lebih tinggi tahun ini, tapi akan perlu koreksi untuk menguji penguatan," kata Ole Hansen, analis Saxo Bank kepada Reuters.

Beberapa faktor yang menopang harga emas seperti koreksi sesaat pasar saham pekan ini. "Kenaikan harga minyak dan pertumbuhan ekonomi global juga menopang harga karena investor mencari proteksi inflasi," kata Stephen Innes, trader Oanda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×