kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   -50.000   -1,73%
  • USD/IDR 16.995   46,00   0,27%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Harga emas global tembus US$ 1.700 per ons troi


Selasa, 07 April 2020 / 18:33 WIB
Harga emas global tembus US$ 1.700 per ons troi
ILUSTRASI. Harga emas untuk pengiriman Juni 2020 di Commodity Exchange tembus ke US$ 1.709 per ons troi, naik 0,89%.


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas di perdagangan global diprediksi masih akan melanjutkan kenaikan. Sebagai informasi, pada perdagangan Selasa (7/4) Bloomberg mencatat harga emas untuk pengiriman Juni 2020 di Commodity Exchange tembus ke US$ 1.709 per ons troi, naik 0,89%.

"Kenaikan masih akan terjadi seiring optimisme pelaku pasar," ungkap Business Manager Indosukses Futures Suluh Adil Wicaksono kepada Kontan.co.id, Selasa (7/4).

Dia menjelaskan, salah satu sentimen positif harga emas adalah indeks dolar yang sudah overbought. Suluh menilai kondisi tersebut membuat pelaku pasar untuk mengalihkan asetnya ke aset lindung nilai atau safe haven termasuk emas.

Baca Juga: Harga emas 24 karat Antam naik Rp 32.000 per gram, Selasa 7 April 2020

Dengan harga yang cukup tinggi saat ini, dia juga merekomendasikan untuk jual emas fisik. Sedangkan untuk perdagangan emas spot berpotensi untuk naik, khususnya di kuartal II-2020.

"Optimisme pasar saham diikuti komoditi. Di sisi lain, ada jaminan intervensi dari bank sentral terhadap likuiditas," tandasnya.

Baca Juga: Harga emas naik ditopang ekspektasi stimulus global

Adapun untuk sentimen negatif bagi harga emas ke depan masih seputar pada penyebaran virus corona. Bahkan menurut Suluh, pasar perlu mewaspadai potensi adanya gelombang kedua untuk Covid-19, sejalan dengan kondisi yang belum sepenuhnya aman dan munculnya kasus baru di China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×