kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Harga CPO melorot seiring spekulasi tingginya produksi


Rabu, 06 Juli 2011 / 11:16 WIB
ILUSTRASI. Petugas merapikan mata uang rupiah di sebuah bank di Jakarta, Rabu (4/7). KONTAN/Cheppy A.Muclis/04/07/2018


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KUALA LUMPUR. Kontrak harga crude palm oil (CPO) siang ini mengalami penurunan. Penyebabnya, pembeli memilih untuk menunggu penurunan harga CPO lebih rendah lagi sebelum memutuskan membeli. Selain itu, para investor juga berspekulasi, tren harga CPO akan terus melorot seiring dengan tingginya tingkat produksi dan cadangan CPO di Malaysia.

Pagi tadi, kontrak harga CPO turun 0,7% menjadi 3.018 ringgit atau US$ 1.004 per metrik ton di Malaysia Derivatives Exchange. Ini merupakan level harga terendah sejak 27 Oktober lalu. Pada pukul 10.51 waktu Kuala Lumpur, kontrak yang sama berada di posisi 3.031 ringgit.

"Banyak pihak yang berharap harga akan terus melorot seiring dengan tingginya produksi. Tak heran jika mereka berharap membeli di harga termurah," jelas Ivy Ng, analis CIMB Investment Bank Bhd.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×