Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak sawit berjangka Malaysia berkisar sekitar MYR 4.020 per ton pada hari Jumat (27/2). Harga crude palm oil (CPO) pulih dari penurunan tajam pada sehari sebelumnya di tengah harga minyak kedelai yang lebih kuat di pasar Dalian dan Chicago.
Seperti dikutip Trading economics, Jumat (27/2), sinyal permintaan juga membaik, karena pembeli utama India mencatatkan impor minyak sawit melonjak 51% secara bulanan pada Januari ke level tertinggi empat bulan.
Pemulihan ini memperkuat ekspektasi bahwa permintaan negara tersebut dapat pulih pada tahun 2026 di tengah daya saing harga yang lebih baik, dengan pembelian berpotensi mencapai 800.000 ton.
Meskipun ada peningkatan, kontrak tersebut masih menuju penurunan mingguan sekitar 1,7%, sehingga penurunan bulanan menjadi sekitar 4,9%.
Pelemahan ini mencerminkan ekspor yang lesu, bahkan dengan permintaan musiman dari Ramadan dan Idul Fitri.
Surveyor kargo mencatat pengiriman Malaysia untuk periode 1-25 Februari turun antara 12,1% dan 16,1% dari periode yang sama pada Januari. Meningkatnya stok dan produksi juga membatasi kenaikan harga.
Sementara Dewan Minyak Sawit Malaysia memperkirakan harga akan stabil di kisaran MYR 4.000–4.300 pada bulan Maret.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













