kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Harga CPO berpotensi menguat terbatas


Rabu, 22 Januari 2014 / 12:54 WIB
ILUSTRASI. Suasana penjualan rumah tapak saat peluncuran Klaster Kaliandra Kota Podomoro Tenjo di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/2). KONTAN/Baihaki/26/2/2022


Reporter: Dina Farisah | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Harga CPO menunjukkan kenaikan. Hal ini ditopang oleh membaiknya outlook ekspor dari Malaysia dan Indonesia sebagai negara produsen.

Mengutip Bloomberg, Rabu (22/1), kontrak CPO bulan April 2014 di Malaysia Derivative Exchange naik 0,23% dibanding hari sebelumnya menjadi RM 2.593 per metrik ton. Sementara selama sepekan terakhir, harga CPO telah melambung 2,2%.

Zulfirman Basir, Senior Research and Analyst PT Monex Investindo Futures bilang, penguatan harga CPO masih akan berlanjut. Sebab, pelemahan nilai tukar ringgit Malaysia dan rupiah Indonesia memberikan harapan membaiknya outlook ekspor dari kedua negara produsen CPO tersebut.

“Kebijakan pemerintah Indonesia yang mengurangi tarif ekspor palm oil juga diharapkan dapat mendorong kenaikan ekspor palm oil Indonesia,” jelas Firman, Rabu (22/1).

Firman bilang, palm oil masih dapat melanjutkan penguatan dengan target kenaikan RM 2.630 per metrik ton. Ia menduga, palm oil akan diperdagangkan di kisaran RM 2.560-RM 2.600 per metrik ton untuk hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×