kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Harga aluminium melemah seiring rencana China genjot produksi


Senin, 05 Maret 2018 / 15:25 WIB
ILUSTRASI. Pabrik Aluminium PT Inalum


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberlakukan bea impor produk baja dan aluminium asal China, perusahaan pelat merah negeri tirai bambu itu justru tengah berencana meningkatkan produksi. Rencana tersebut berpotensi menghambat laju harga aluminium global.

“Produsen aluminium milik negara di China akan menjadi lebih besar dan mungkin lebih kuat di industri ini," kata Jackie Wang, analis CRU seperti dikutip Reuters, Senin (5/3).

Menurut survei Reuters, ada sekitar 3 juta-4 juta kapasitas baru yang akan mulai beroperasi pada tahun ini. Jumlah tersebut setara dengan 10% produksi China.

Tak hanya mempengaruhi harga global, rencana tersebut juga mengancam nasib produsen aluminium swasta di China. Bahkan beberapa diantaranya telah memutuskan untuk tidak membuka pabrik setelah penutupan pada musim dingin lalu. Saat itu penutupan dilakukan untuk mengurangi tingkat polusi. Tapi, kini penutupan pabrik dilakukan karena pasokan yang berlebih.

Kondisi ini telah memicu harga aluminium kembali melemah setelah sempat menguat pada akhir pekan lalu. Mengutip Investing.com, harga aluminium kontrak pengiriman tiga bulanan di London Metal Exchange (LME) pada Senin (5/3) pukul 15.00 WIB turun 0,30% ke level US$ 2.144,50 per metrik ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×