kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Grup Djarum tambah kepemilikan Sarana Menara Nusantara (TOWR) menjadi 50,5%


Jumat, 14 Februari 2020 / 21:48 WIB
Grup Djarum tambah kepemilikan Sarana Menara Nusantara (TOWR) menjadi 50,5%
ILUSTRASI. Perusahaan menara dan infrastruktur telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Sepanjang tahun ini, Grup Djarum telah membeli sekitar 229,65 juta saham TOWR.

Reporter: Nur Qolbi | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Grup Djarum menambah kepemilikannya pada PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menjadi 50,5%. Sepanjang tahun ini, Grup Djarum telah membeli sekitar 229,65 juta saham TOWR.

Sebagai informasi, TOWR adalah merupakan perusahaan induk dari penyedia menara telekomunikasi PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo).

Penambahan kepemilikan tersebut dilakukan melalui PT Sapta Adhikari Investama, yang memang menjadi pemegang saham pengendali TOWR. Sebagaimana diketahui, Sapta Adhikari adalah perusahaan yang seutuhnya dimiliki Keluarga Hartono.

Baca Juga: Sarana Menara Nusantara (TOWR) sediakan capex sampai Rp 3,5 triliun tahun ini

Berdasarkan keterangan resmi TOWR yang dirilis Jumat (14/2), transaksi pembelian terakhir berlangsung pada 27 Januari 2020 hingga 5 Februari 2020. Sapta Adhikari membeli sekitar 23 juta saham TOWR dengan kisaran harga Rp 830-Rp 855 per saham. Dengan begitu, kepemilikan SAI bertambah dari 50,45% menjadi 50,50%.

Sebelumnya, pada 13 Januari 2020-24 Januari 2020, Sapta Adhikari juga membeli sekitar 87 juta saham TOWR. Harga pembeliannya berkisar antara Rp 781-Rp 827 per saham. Lewat transaksi ini, kepemilikan Sapta Adhikari pada TOWR bertambah dari 50,28% menjadi 50,45%.

Baca Juga: Sarana Menara (TOWR) gunakan kas internal dan pinjaman untuk akuisisi menara

Pembelian saham terbanyak terjadi pada awal tahun ini. Dalam kurun waktu 2 Januari 2020-10 Januari 2020, SAI membeli sekitar 119,65 juta saham TOWR dengan rentang harga Rp 790-Rp 814,7 per saham. Lewat transaksi ini, kepemilikan Sapta Adhikari meningkat dari 50,05% menjadi 50,28%.

 




TERBARU

Close [X]
×