kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.008,41   -2,46   -0.24%
  • EMAS1.131.000 0,27%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Galva Technologies (GLVA) Optimistis Pendapatan 2022 Tumbuh 30%


Jumat, 27 Januari 2023 / 05:35 WIB
Galva Technologies (GLVA) Optimistis Pendapatan 2022 Tumbuh 30%


Reporter: Aris Nurjani | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Galva Technologies Tbk (GLVA) optimistis pendapatan di akhir tahun 2022 meningkat 30% lebih besar dibandingkan tahun 2021. Peningkatan pendapatan ini akan berdampak pada peningkatan laba bersih Galva hingga dua kali lipat secara tahunan di 2022.

Direktur Galva Technologies Maria Fransiska mengatakan, GLVA akan mengalokasikan anggaran belanja modal alias capital expenditure (capex) tahun 2023 senilai Rp 80 miliar. Capex GLVA lebih tinggi dibandingkan capex tahun 2022 sebesar Rp 25 miliar.

"Penggunaan capex rencananya akan dialokasikan untuk meningkatkan pendapatan recurring income dalam upaya mencapai target pertumbuhan pendapatan yang telah diproyeksikan untuk tahun 2023," kata Maria kepada Kontan.co.id, Kamis (27/1).

Baca Juga: Kejar Pertumbuhan Kinerja di 2023, Belanja Modal (Capex) Ditambah

Tahun 2023, GLVA akan fokus pada penetrasi bisnis model atas tiga pilar utama unit bisnis IT distribution, business solutions, dan document solutions. Galva akan mendorong optimalisasi pemasaran seluruh produk dan jasa melalui model business distribution, project based, managed services, dan e-commerce.

Maria optimistis kinerja 2023 akan positif. Dia mengatakan, pendapatan akan tumbuh sekitar 20%-30%, seiring penambahan kegiatan usaha di tahun 2022 yang telah memberikan pengaruh terhadap kinerja Galva.

"Karena terbukanya peluang-peluang baru dalam mengembangkan segmen bisnis di pasar government, state-owned dan segmen health services," kata Maria.

Baca Juga: Galva Technologies (GLVA) Anggarkan Capex Rp 80 Miliar pada Tahun Depan

Kayakinan pertumbuhan pendapatan, seiring dengan tren pertumbuhan industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang terus naik dan menjanjikan, baik dari sektor swasta dan pemerintahan. Tingkat pertumbuhan tahunan majemuk atawa compound annual growth rate (CAGR) sektor TIK berpotensi tumbuh 7,5% dari 2020 sampai 2025 hingga mencapai US$ 128 miliar atau setara dengan 9% produk domestik bruto (PDB). 

Sementara, secara internal keyakinan pertumbuhan pendapatan di 2023 didorong oleh hadirnya varian produk dan pilihan merek yang semakin beragam serta didukung dengan penyediaan solusi digital yang lebih komprehensif.

Maria menyebut secara jangka anjang, Galva merumuskan rencana-rencana ekspansi organik dan anorganik yang akan dikerjakan dalam 3 tahun ke depan, untuk memperkuat pilar usaha dan kemampuan bersaing di industri TIK dan solusi teknologi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×