kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.955   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.014   130,03   2,21%
  • KOMPAS100 782   18,74   2,45%
  • LQ45 591   13,28   2,30%
  • ISSI 209   5,18   2,55%
  • IDX30 335   7,65   2,34%
  • IDXHIDIV20 411   8,49   2,11%
  • IDX80 89   2,00   2,31%
  • IDXV30 111   2,63   2,42%
  • IDXQ30 108   2,62   2,50%

Fitch merevisi peringkat SMART menjadi positif


Selasa, 23 April 2013 / 17:01 WIB
ILUSTRASI. Aset kripto. REUTERS/Edgar Su/Illustration


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Fitch Ratings mengkonfirmasikan peringkat nasional jangka panjang PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) di posisi AA (idn). Selain itu, perusahaan pemeringkat internasional ini juga merevisi prospek perusahaan dari stabil menjadi positif.

Selain itu, Fitch juga menegaskan peringkat obligasi SMART tahun 2012 sebesar Rp 1 triliun yang akan jatuh tempo di 2017 dan 2019, di posisi AA(idn).

Langkah Fitch ini didasari oleh sejumlah alasan. Berikut adalah sejumlah alasan tersebut berdasarkan siaran pers yang diterima KONTAN:

- Akses pendanaan yang membaik

Revisi prospek mencerminkan membaiknya akses pendanaan induk perusahaan SMART- Golden Agri Resources (GAR) ke pasar hutang dan modal. GAR dan anak perusahaan telah menerbitkan instrumen hutang sekitar US$ 1 miliar di tahun 2012.

- Hubungan yang kuat dengan induk perusahaan:

Peringkat SMART mencerminkan hubungan strategis dan operasional yang kuat dengan GAR, dimana SMART berkontribusi sekitar 30% terhadap total perkebunan mature dan produksi crude palm oil (CPO) dari grup.

- Skala usaha yang besar:

Peringkat-peringkat juga mencerminkan posisi GAR yang memiliki perkebunan kelapa sawit terbesar kedua di dunia berdasarkan area tertanam dengan profil usia tanaman yang baik. Hal ini memberikan dukungan terhadap kemampuan grup dalam menghasilkan arus kas yang kuat dalam jangka waktu menengah, yang juga didukung oleh kuatnya permintaan atas CPO dan produk turunannya.  

- Penurunan rasio hutang setelah 2013:

Secara konsolidasi, rasio hutang yang diukur oleh rasio fund from operation (FFO) terhadap total hutang berada di 3,5x di akhir tahun 2012. Hal ini disebabkan oleh pinjaman baru yang signifikan, ditambah dengan berkurangnya arus kas sejalan dengan pelemahan harga CPO. Fitch berekspektasi rasio hutang GAR akan menurun setelah tahun 2013, berdasarkan asumsi harga CPO rata-rata di USD 800/ton, meningkatnya produksi minyak kelapa sawit, eksekusi belanja modal yang tepat waktu, dan amortisasi hutang.

- Risiko belanja modal yang moderat:

Grup tetap memfokuskan belanja modal untuk ekspansi usaha hilir dan hulu, dimana ekspansi hulu termasuk investasi dalam proyek perkebunan kelapa sawit di Liberia. Proyek ini memiliki resiko eksekusi yang moderat, mengingat terbatasnya rekam jejak grup dalam mengelola perkebunan di luar negeri.

- Volatilitas harga CPO:

Skala operasi grup yang cukup besar dan operasi hilir yang sudah mapan memitigasi resiko yang melekat dalam industri CPO, dengan memberikan skala ekonomis dan menstabilkan marjin keuntungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×