kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.039   31,00   0,17%
  • IDX 6.283   48,43   0,78%
  • KOMPAS100 825   6,52   0,80%
  • LQ45 629   4,92   0,79%
  • ISSI 217   1,40   0,65%
  • IDX30 353   3,23   0,92%
  • IDXHIDIV20 434   3,14   0,73%
  • IDX80 94   0,70   0,75%
  • IDXV30 120   0,82   0,69%
  • IDXQ30 113   0,78   0,70%

First Media bantah rencana penjualan


Senin, 14 Maret 2011 / 13:52 WIB
ILUSTRASI. A man walks along a wall overlooking the central Mumbai's financial district skyline, India, March 9, 2017. REUTERS/Danish Siddiqui/File Photo


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Presiden Komisaris PT First Media Tbk (KLBV) Peter F Gontha menampik kabar kalau perseroan akan dijual. "Tapi, kami memang sedang mencari investor," ujar Peter usai RUPST KLBV, Senin, (14/3).

Peter mengungkapkan pencarian investor ini terkait rencana peningkatan home pass (jumlah rumah yang dilalui kabel layanan) KLBV. Saat ini KLBV memiliki 500.000 home pass, dan ditargetkan dalam lima tahun mendatang meningkat menjadi 1.000.000 home pass.

"Kebutuhan dananya secara total sekitar US$ 150 juta," ujar Peter.

Namun, Peter enggan menyebut investor-investor mana saja yang sudah menunjukkan ketertarikan terhadap First Media. Dia berdalih, KLBV memiliki confidentiality agreement.

"Tapi memang First Media saat ini sedang diperhatikan pihak luar. Saya tidak bisa sebutkan, namun jumlahnya cukup banyak," kata Peter.

Adapun pihak yang membantu mengkaji upaya penjaringan investor tersebut diantaranya Merryl Lynch, Bank of America, dan Standard Chartered.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×