kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

First Media bantah rencana penjualan


Senin, 14 Maret 2011 / 13:52 WIB
ILUSTRASI. A man walks along a wall overlooking the central Mumbai's financial district skyline, India, March 9, 2017. REUTERS/Danish Siddiqui/File Photo


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Presiden Komisaris PT First Media Tbk (KLBV) Peter F Gontha menampik kabar kalau perseroan akan dijual. "Tapi, kami memang sedang mencari investor," ujar Peter usai RUPST KLBV, Senin, (14/3).

Peter mengungkapkan pencarian investor ini terkait rencana peningkatan home pass (jumlah rumah yang dilalui kabel layanan) KLBV. Saat ini KLBV memiliki 500.000 home pass, dan ditargetkan dalam lima tahun mendatang meningkat menjadi 1.000.000 home pass.

"Kebutuhan dananya secara total sekitar US$ 150 juta," ujar Peter.

Namun, Peter enggan menyebut investor-investor mana saja yang sudah menunjukkan ketertarikan terhadap First Media. Dia berdalih, KLBV memiliki confidentiality agreement.

"Tapi memang First Media saat ini sedang diperhatikan pihak luar. Saya tidak bisa sebutkan, namun jumlahnya cukup banyak," kata Peter.

Adapun pihak yang membantu mengkaji upaya penjaringan investor tersebut diantaranya Merryl Lynch, Bank of America, dan Standard Chartered.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×