kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.713   5,00   0,03%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Faktor AS dan Irak kerek harga minyak


Senin, 23 April 2012 / 07:26 WIB
ILUSTRASI. Pekerja mengamati pergerakan instrumen pasar keuangan di MNC Sekuritas Jakarta, Kamis (1/10). KONTAN/Carolus Agus Waluyo/01/10/2020.


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Harga minyak pagi ini diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam tiga hari terakhir. Pada pukul 09.40 waktu Sydney, harga kontrak minyak untuk pengantaran Juni berada di level US$ 103,77 per barel atau turun 11 sen di New York Mercantile Exchange. Pada 20 April lalu, harga kontrak minyak naik 1,1% menjadi US$ 103,88 per barel, level tertinggi sejak 17 April.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent berada di posisi US$ 118,63 sebarel di ICE Futures Europe Exchange.

Kenaikan harga minyak ini terjadi sebelum data menunjukkan adanya pertumbuhan positif pada perekonomian AS. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Bloomberg, tingkat pembelian konsumen AS kemungkinan mencatatkan kenaikan terbesar sejak akhir 2010. Sentimen lainnya adalah Irak menahan ekspor minyak mentah dari kilang minyak bagian Utara karena adanya kesalahan teknis di jaringan pipanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×