kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.853   30,00   0,17%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Fajar Surya Wisesa kantongi restu rights issue


Rabu, 29 November 2017 / 12:55 WIB


Reporter: Riska Rahman | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) akhirnya mendapat persetujuan dari para pemegang saham untuk menerbitkan saham baru lewat hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue.

Corporate Secretary FASW Marco Hardy mengatakan, pihaknya telah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham untuk melaksanakan rights issue pada rapat umum pemegang saham (RUPS) yang dilaksanakan Rabu (29/11).

"Rencananya kami akan menerbitkan 500 juta lembar saham baru. Dana yang diperoleh dari rights issue ini akan kami gunakan sebagian untuk pembayaran utang, pengembangan usaha, penambahan modal kerja, dan juga untuk meningkatkan tingkat likuiditas kami di pasar," ujar Marco di Jakarta, Rabu (29/11).

Namun, Marco mengaku, perusahaan belum menentukan besaran dana yang diincar dari hajatan ini serta harga pelaksanaannya. Yang jelas, tujuan utama untuk mengurangi jumlah liabilitas serta rasio utang terhadap ekuitas alias debt to equity ratio (DER) menjadi di bawah satu kali.

Hingga kuartal III-2017, total liabilitas FASW berjumlah sebesar Rp 5,93 triliun, dengan rincian utang bank sebesar Rp 1,14 triliun, utang jangka pendek sebesar Rp 336,33 miliar, utang jangka panjang sebesar Rp 2,85 triliun, dan liabilitas pajak tangguhan sebesar Rp 295,77 miliar. Adapun jumlah ekuitasdi periode ini sebesar Rp 3,12 triliun, menjadikan DER FASW berada di angka 1,28 kali.

Marco mengaku belum ada tanggal pasti pelaksanaan rights issue FASW. Yang pasti, rights issue ini akan dilaksanakan dalam dua belas bulan ke depan. "Kami akan melihat kondisi pasar dulu sebelum menentukan waktunya," terang Marco.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×