kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Euro masih tersandera Yunani


Senin, 20 April 2015 / 16:37 WIB
ILUSTRASI. Manfaat teh hitam untuk kesehatan.


Reporter: Namira Daufina | Editor: Ruisa Khoiriyah

JAKARTA. Nilai tukar mata uang Uni Eropa, euro, terseret kekhawatiran pasar akan nasib Yunani yang masih belum jelas, jelang akhir April ini. Akibatnya, pasangan valuta EUR/JPY pun melorot nilainya.

Mengutip Bloomberg, Senin (20/4) pukul 16.00 WIB, pairing EUR/JPY bergerak turun 0,54% ke level 127,80 dibanding penutupan akhir pekan lalu.

Suluh Adil Wicaksono, Analis PT Millenium Penata Futures menjelaskan bahwa faktor Yunani menjadi sentimen negatif bagi euro.

Negosiasi yang terjadi antara Yunani dan negara-negara Eropa masih buntu. Keadaan ini memberikan ancaman bahwa Yunani akan kehabisan uang dan terancam default.

“Ini titik balik Yunani bisa saja keluar dari Eropa. Efeknya euro harus koreksi,” papar Suluh.

Selain itu memang data PPI Jerman Maret 2015 bertahan di level 0,1% sama dengan bulan sebelumnya atau di bawah prediksi yakni 0,2% menambah tekanan terhadap euro.

Sedangkan dari sisi yen, “Pergerakan harga banyak dipengaruhi oleh perhatian pasar terhadap Yunani dan Eropa, JPY diuntungkan dan bergerak menguat,” kata Suluh.

Ditambah lagi rilis data ekonomi Tertiary Industry Activity Jepang Februari 2015 bergerak di atas prediksi minus 0,6% menjadi 0,3%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×