kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Euforia perubahan indeks LQ45 mulai mereda


Jumat, 26 Juli 2019 / 13:28 WIB


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengocok ulang saham-saham penghuni indeks terlikuid, LQ45. Perubahan baru ini mulai berlaku pada 1 Agustus mendatang. 

Penghitungan indeks terdiri dari 100% saham free float, tanpa memasukkan porsi saham non free float. Penghuni baru indeks LQ45 untuk periode yang dimulai Agustus adalah PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA).

Sedangkan tiga saham yang keluar dari daftar indeks likuid ini adalah PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Elnusa Tbk (ELSA), dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Aksi jual terhadap saham-saham yang terdepak dari indeks LQ45 masih berlanjut sejak kemarin. Saham ADHI, ELSA, dan WSBP merosot dari awal perdagangan pagi hari hingga jeda siang. 

Saham ADHI turun 1,97% menjadi Rp 1.490 per saham, ELSA merosot 4,95% menjadi Rp 346  dan saham WSBP turun 1,55% menjadi Rp 380 per saham.

Namun, nasib serupa juga dialami oleh saham-saham yang baru masuk ke indeks LQ45. Saham JPFA dan CTRA misalnya, sejak diumumkan masuk ke daftar LQ45 kemarin, kedua saham tersebut sempat diborong investor. 

Namun, nampaknya euforia mulai mereda. Saham JPFA dan CTRA kembali melandai mengekor penurunan IHSG di akhir pekan. Harga JPFA kembali merosot pada 2,15% menjadi Rp 1.595 per saham di penutupan sesi I perdagangan hari ini. 

Sementara itu, saham CTRA stagnan di Rp 1.255. Lalu, saham BTPS juga masih memerah dengan penurunan 1,19% menjadi Rp 3.320 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×