kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Eropa gagal sepakat, rupiah tertekan


Rabu, 26 September 2012 / 06:32 WIB
ILUSTRASI. Bekas ompol dan bau pesing pada kasur bisa dihilangkan dengan cara-cara berikut.


Reporter: Anna Marie Happy | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Rupiah terpeleset lagi. Di pasar spot, pairing USD/IDR, Selasa (25/9), menguat 0,18% menjadi 9.582. Kurs tengah dollar AS di Bank Indonesia, kemarin, juga naik 0,21% menjadi Rp 9.580.

Gerak rupiah searah dengan euro. Valuta itu melemah setelah Jerman dan Prancis gagal mencapai kata sepakat dalam penyelesaian krisis di Eropa. Sentimen negatif dari pasar global itu, gagal dibendung oleh hasil lelang Surat Utang Negara (SUN), kemarin.

Rupiah juga gagal membuntuti jejak sebagian valuta Asia yang menguat. ”Mungkin investor menilai yield di luar lebih tinggi,” tutur Research Analyst BNI, Klara Pramesti.

Analis Monex Investindo Futures, Albertus Christian menambahkan, krisis yang membekap Eropa menghambat laju ekspor negara-negara Asia, termasuk Indonesia. Situasi itu menambah sentimen negatif bagi rupiah.

Klara menduga, hari ini, rupiah masih dalam tekanan dan pairing USD/IDR akan bergerak di kisaran 9.550-9.590. Albertus sependapat, rupiah masih bergerak melemah. Prospek Eropa yang suram membantu penguatan dollar AS. Dia memprediksi, USD/IDR berkisar 9.560-9.600.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×