kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Eropa gagal sepakat, rupiah tertekan


Rabu, 26 September 2012 / 06:32 WIB
ILUSTRASI. Bekas ompol dan bau pesing pada kasur bisa dihilangkan dengan cara-cara berikut.


Reporter: Anna Marie Happy | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Rupiah terpeleset lagi. Di pasar spot, pairing USD/IDR, Selasa (25/9), menguat 0,18% menjadi 9.582. Kurs tengah dollar AS di Bank Indonesia, kemarin, juga naik 0,21% menjadi Rp 9.580.

Gerak rupiah searah dengan euro. Valuta itu melemah setelah Jerman dan Prancis gagal mencapai kata sepakat dalam penyelesaian krisis di Eropa. Sentimen negatif dari pasar global itu, gagal dibendung oleh hasil lelang Surat Utang Negara (SUN), kemarin.

Rupiah juga gagal membuntuti jejak sebagian valuta Asia yang menguat. ”Mungkin investor menilai yield di luar lebih tinggi,” tutur Research Analyst BNI, Klara Pramesti.

Analis Monex Investindo Futures, Albertus Christian menambahkan, krisis yang membekap Eropa menghambat laju ekspor negara-negara Asia, termasuk Indonesia. Situasi itu menambah sentimen negatif bagi rupiah.

Klara menduga, hari ini, rupiah masih dalam tekanan dan pairing USD/IDR akan bergerak di kisaran 9.550-9.590. Albertus sependapat, rupiah masih bergerak melemah. Prospek Eropa yang suram membantu penguatan dollar AS. Dia memprediksi, USD/IDR berkisar 9.560-9.600.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×