kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Emas terus turun dari harga tertinggi tiga pekan


Selasa, 17 Oktober 2017 / 19:13 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas memperpanjang penurunan dari level tertinggi tiga pekan lantaran spekulasi gubernur Federal Reserve berikutnya akan mendukung suku bunga lebih tinggi. Hal tersebut berpotensi menguatkan nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) dan menekan harga emas.

Mengutip Bloomberg, Selasa (17/10) pukul 17.36 WIB, harga emas kontrak pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange tergerus 0,87% ke level US$ 1.291,6 per ons troi dibanding sehari sebelumnya. Harga emas sempat menyentuh level tertinggi tiga pekan pada Senin (16/10) sebelum akhirnya melemah.

Indeks pergerakan dollar AS mendekati level tertinggi sepekan lantaran John Taylor, seorang kandidat gubernur The Fed telah memberi kesan baik pada Presiden AS Donald Trump. Padahal, Taylor dikenal dengan kebijakan yang akan menyarankan suku bunga tinggi.

Sementara harga emas pada awal pekan ini jatuh lantaran pasar saham AS mencatat rekor baru. "Ada risiko terhadap pasar minggu ini sebagaimana dibuktikan dengan kenaikan kuat pada harga tembaga dan kenaikan pada pasar saham," kata Ric Spooner, Kepala Strategi Pasar CMC Market, seperti dikutip Bloomberg, Selasa (17/10).

Harga emas bahkan turun di saat Korea Utara memperingatkan jika perang nuklir bisa pecah setiap saat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×