kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Emas terus turun dari harga tertinggi tiga pekan


Selasa, 17 Oktober 2017 / 19:13 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas memperpanjang penurunan dari level tertinggi tiga pekan lantaran spekulasi gubernur Federal Reserve berikutnya akan mendukung suku bunga lebih tinggi. Hal tersebut berpotensi menguatkan nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) dan menekan harga emas.

Mengutip Bloomberg, Selasa (17/10) pukul 17.36 WIB, harga emas kontrak pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange tergerus 0,87% ke level US$ 1.291,6 per ons troi dibanding sehari sebelumnya. Harga emas sempat menyentuh level tertinggi tiga pekan pada Senin (16/10) sebelum akhirnya melemah.

Indeks pergerakan dollar AS mendekati level tertinggi sepekan lantaran John Taylor, seorang kandidat gubernur The Fed telah memberi kesan baik pada Presiden AS Donald Trump. Padahal, Taylor dikenal dengan kebijakan yang akan menyarankan suku bunga tinggi.

Sementara harga emas pada awal pekan ini jatuh lantaran pasar saham AS mencatat rekor baru. "Ada risiko terhadap pasar minggu ini sebagaimana dibuktikan dengan kenaikan kuat pada harga tembaga dan kenaikan pada pasar saham," kata Ric Spooner, Kepala Strategi Pasar CMC Market, seperti dikutip Bloomberg, Selasa (17/10).

Harga emas bahkan turun di saat Korea Utara memperingatkan jika perang nuklir bisa pecah setiap saat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×