kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.921   51,00   0,29%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

Ekosistem GOTO Menyumbang 35% dari Seluruh Nasabah Bank Jago


Minggu, 10 September 2023 / 18:03 WIB
Ekosistem GOTO Menyumbang 35% dari Seluruh Nasabah Bank Jago
ILUSTRASI. Nasabah menggunakan aplikasi GoPay usai peluncuran di Jakarta, Rabu (26/7/2023)../pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/26/072023.


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekosistem  merupakan faktor utama bergulirnya bisnis teknologi di era digitalisasi ini.  PT Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) misalnya berkontribusi sekitar 35% dari seluruh nasabah  PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang mencapai 8,3 juta. GOTO sendiri memiliki platform dompet digital Gopay. 

Direktur Utama Bank Jago, Arief Harris Tandjung menyatakan, hasil kerjasama Bank Jago dengan ekosistem GOTO di antaranya terlihat  pertumbuhan pembiayaan dan kredit di semester pertama 2023 yang mencapai 54% secara tahunan menjadi Rp 11,2 triliun.

Baca Juga: Meski Masih Rugi, Bisnis GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Masih Bisa Melaju

Lalu dana pihak ketiga (DPK) Bank Jago meningkat 65% menjadi Rp 10,1 triliun di semester pertama 2023.   "Kontribusi nasabah dari ekosistem GOTO bakal terus meningkat," kata Arif, Jumat (8/9). 

Direktur dan Presiden Financial Technology GOTO, Hans Patuwo menyatakan, potensi kerjasama  Gopay dengan Bank Jago masih sangat besar. "Kolaborasi antara Bank Jago dengan GoTo Financial saling melengkapi," ujar Hans. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×