kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Efek Tiongkok dan Jepang terhadap bursa Asia


Selasa, 02 Februari 2016 / 06:38 WIB


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pasar saham Asia ditutup bervariasi pada perdagangan kemarin (1/2). Indeks Kospi menguat 0,67% ke 1.924,82, Nikkei menanjak 1,99% dan Taiwan Taiex naik 0,14%. Adapun indeks Hang Seng, Shanghai dan Straits Times terkoreksi masing-masing 0,45%, 1,78% dan 1,02%.

Satrio Utomo, Kepala Riset Universal Broker Indonesia, menilai, pergerakan pasar Asia dipicu sentimen Tiongkok. Data kinerja sektor manufaktur China Januari 2016 kembali melambat di level 49,4 dibanding bulan sebelumnya 49,6.

"Biasanya, ketika data China naik lalu ada stimulus, bursa Asia cenderung naik," ujar dia.

Selain China, menurut analis Reliance Securities Lanjar Nafi, sentimen dari Jepang turut mempengaruhi pasar. "Indeks saham di Jepang menguat setelah nilai tukar yen terhadap USD kembali tertekan pasca kebijakan moneter penetapan suku bunga di level negatif pekan lalu," imbuh dia.

Satrio menambahkan, perhatian utama pasar Asia saat ini bukan lagi soal harga minyak. Para trader sudah kebal dengan sentimen tersebut. Ini bisa dilihat dari sejumlah anomali. Beberapa kali pasar saham Asia cenderung menanjak, meskipun harga minyak mentah menyusut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×