kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.543   43,00   0,25%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Efek suku bunga baru terhadap rupiah


Rabu, 24 Agustus 2016 / 06:47 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rupiah bergerak dalam rentang sempit. Kemarin (23/8), kurs rupiah spot naik tipis 0,03% jadi Rp 13.222 dibanding hari sebelumnya. Sedang kurs tengah rupiah versi Bank Indonesia terkoreksi 0,14% ke Rp 13.216.

Research & Analyst Monex Investindo Futures Agus Chandra menuturkan, penguatan kurs spot rupiah terjadi karena penyesuaian posisi setelah koreksi beberapa hari terakhir. Apalagi pasar global mengantisipasi pidato Gubernur The Fed akhir pekan ini. Ini membuat pelaku pasar lebih cenderung memilih mata uang dollar AS.

Penggunaan BI 7-day reverse repo rate juga berimbas negatif pada rupiah. "Efeknya, rupiah yang beredar semakin banyak karena kredit jadi lebih rendah," jelas Agus.

Rully Arya Wisnubroto, Analis Pasar Uang Bank Mandiri, menambahkan, tekanan rupiah bisa semakin berat karena pasar kecewa dengan BI 7-day reverse repo rate yang diharapkan bisa turun sekitar 25 basis poin. Jika net sell di pasar saham berlanjut, rupiah bakal kian melemah.

Rabu (24/8), Rully memprediksi rupiah bergerak di Rp 13.160–Rp 13.245. Agus memprediksi rupiah bergerak di kisaran Rp 13.185–Rp 13.280.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×