kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Duta Pertiwi Nusantara Masuk Bisnis Pertambangan


Jumat, 18 Juni 2010 / 19:10 WIB


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Test Test

JAKARTA. PT Duta Pertiwi Nusantara (DPNS) berencana mengalihkan bisnis utamanya dari bidang industri lem atau perkat kayu lapis menjadi sektor pertambangan.

Siang Hadi Widjaja, Presiden Direktur DPNS saat ini DPNS melalui anak usahanya PT Intitirta Primasakti tengah melakukan eksplorasi tambang batubara di wilayah Sorolangun, Jambi. Ditargetkan pada tahun depan, sektor pertambangan ini akan menghasilkan. "Tapi untuk awalnya kita hanya menargetkan hanya 500.000 ton per tahunnya," katanya hari ini (18/6).

Untuk pertambangan yang dimiliki DPNS ini akan digarap sebesar 25.000 hektar. "Dengan kadar kalori batubaranya sekitar 5.000-5.700," tambahnya. Lebih lanjut, Komisaris Utama DPNS Ng Tjie Koang menuturkan jika sebelumnya DPNS telah melakukan tes pasar dengan menjual batubaranya ke PLTU Suralaya. "Kita sudah pernah kirim 8.000 ton ke Suralaya dan mereka suka," katanya.

Karena itu Ng Tjie Koang menyakini prospek batubara ini sangat besar, terlebih sudah banyak yang meminati batubara DPNS, seperti Bukit Asam, yang berencana menggunakannya untuk blending. "Kita juga sudah melirik pasar luar seperti India," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×