kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.540   161,00   0,98%
  • IDX 7.870   -82,58   -1,04%
  • KOMPAS100 1.095   -11,58   -1,05%
  • LQ45 802   -9,59   -1,18%
  • ISSI 266   -2,23   -0,83%
  • IDX30 416   -5,45   -1,29%
  • IDXHIDIV20 482   -5,87   -1,20%
  • IDX80 121   -1,49   -1,22%
  • IDXV30 130   -1,80   -1,36%
  • IDXQ30 134   -1,76   -1,30%

Dukungan sepuluh sektor bikin IHSG sumringah


Selasa, 12 Januari 2016 / 09:25 WIB
Dukungan sepuluh sektor bikin IHSG sumringah


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil dibuka positif pada transaksi perdagangan pagi ini (12/1). Mengutip data RTI, pada pukul 09.15 WIB, indeks tercatat melaju 0,49% menjadi 4.487,55.

Saham-saham yang berada di jajaran top gainers pagi ini antara lain: PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) naik 27,54% menjadi Rp 88, PT Bank Artos Tbk (ARTO) naik 24,24% menjadi Rp 164, dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) naik 9,52% menjadi Rp 690.

Sedangkan di posisi top losers, terdapat saham-saham: PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) turun 9,09% menjadi Rp 700, PT Millenium Pharmacon International Tbk (SDPC) turun 7,25% menjadi Rp 64, dan  PT Ateliers Mecaniques D'Indonesie Tbk (AMIN) turun 7,20% menjadi Rp 116.

Sementara itu, sepuluh sektor melaju kencang. Tiga sektor dengan kenaikan terbesar antara lain: sektor konstruksi naik 1,29%, sektor barang konsumen naik 0,91%, dan sektor infrastruktur naik 0,91%.

Fadli, analis Net Sekuritas menjelaskan, pelemahan indeks hingga ke level 4.465,48 kemarin merupakan imbas dari efek negatif sentimen China.

"Apa yg dilakukan Pemerintah China dianggap belum cukup untuk memulihkan kondisi ekonomi," imbuhnya.

Sentimen ini menekan IHSG ke area jenuh jual. Fadli memperkirakan, indeks akan menguat hari ini dengan rentang pergerakan 4.420-4.510 hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×