kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Dua transaksi akuisisi menyebabkan dana asing mengalir deras


Rabu, 13 Februari 2019 / 15:23 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sekitar enam pekan perdagangan sejak awal tahun, Bursa Efek Indonesia diwarnai aksi penyelesaian transaksi akuisisi. Perubahan kepemilikan dari lokal ke asing dan asing ke lokal menyebabkan aliran dana asing deras.

Berdasarkan data RTI, aksi pembelian bersih terbesar asing tahun 2019 terjadi pada saham PT Bank BTPN Tbk (BTPN) pada 30 Januari 2018. Pembelian bersih Rp 14,28 triliun saham BTPN ini dolakukan oleh Sumitomo Mitsui Banking Corporation. BTPN segera merger dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia.

Aksi beli asing di pasar nonreguler lainnya adalah akuisisi saham PT Bank Agris Tbk (AGRS) dan PT Bank Mitraniaga Tbk (NAGA) oleh Industrial Bank of Korea (IBK) dengan nilai transaksi crossing sekitar Rp 1 triliun. Selain mengakuisisi AGRS, IBK pun mencatat aksi beli bersih saham NAGA Rp 477 miliar pada 29 Januari lalu.

Aliran masuk investor asing ini diimbangi oleh cabutnya Holderfin BV dari PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB). PT Semen Indonesia (SMGR) membeli 80,64% saham SMCB di harga Rp 2.097 per saham dari Holderfin. Nilai transaksi SMCB yang terjadi pada 31 Januari ini mencapai Rp 12,96 triliun.

Secara year to date hingga kemarin, investor asing mencatat pembelian bersih Rp 13,60 triliun di seluruh pasar.

Berikut 10 net buy terbesar berdasarkan data RTI di seluruh pasar:

  1. PT Bank BTPN Tbk (BTPN) Rp 14,27 triliun
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 3,63 triliun
  3. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 2,41 triliun
  4. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 1,51 triliun
  5. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 1,21 triliun
  6. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 1,11 triliun
  7. PT Bank Agris Tbk (AGRS) Rp 1,03 triliun
  8. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 966,23 miliar
  9. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp 826,25 miliar
  10. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 805,31 miliar

Sedangkan lima saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah

  1. PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) Rp 13 triliun
  2. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp 784,91 miliar
  3. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 402,92 miliar
  4. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 394,88 miliar
  5. PT Japfa Tbk (JPFA) Rp 242,77 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×