kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.795   100,38   1,76%
  • KOMPAS100 753   18,16   2,47%
  • LQ45 571   14,12   2,54%
  • ISSI 200   1,91   0,96%
  • IDX30 323   7,52   2,38%
  • IDXHIDIV20 397   8,10   2,08%
  • IDX80 85   1,96   2,35%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 104   1,95   1,91%

Dua produk ditarik, saham KLBF tetap menanjak


Selasa, 17 Februari 2015 / 16:45 WIB
ILUSTRASI. BMKG memprediksi cuaca di Yogyakarta pada Selasa (5/4) cerah berawan sepanjang hari, kecuali pagi hari


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menarik sukarela dua produknya Buvanest Spinal dan Asam Tranexamat Generik dari pasaran. Pasalnya, dua orang pasien di RS Siloam Karawaci, Tangerang, meninggal akibat produk tersebut. Meski begitu, saham KLBF tetap menghijau.

Hari ini Selasa, (17/2), saham KLBF tutup di harga Rp 1.810, atau naik 0,56% dibanding hari sebelumnya. Saham KLBF bergerak di rentang Rp 1.800 sampai Rp 1.820.

Direktur Keuangan KLBF Vidjongtius mengaku, belum dapat memperhitungkan dampak penarikan dua produknya terhadap kinerja keuangan. Ia pun enggan menyebut berapa kontribusi dua produk tersebut terhadap total penjualan KLBF.

Apabila perlu merevisi produk, KLBF akan menunggu hasil pemeriksaan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Lebih lanjut, Vidjongtius bilang bahwa KLBF akan mengikuti ketentuan yang ada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×