kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Dua indeks acuan bursa AS berada di level tertinggi sejak Juni 2008


Jumat, 18 Februari 2011 / 05:36 WIB
ILUSTRASI. KLATEN, 29/3. HENTIKAN IMPOR BERAS. Menteri Perdagangan RI, Marie Elka Pangestu (kanan) saat mengecek beras di gudang Bulog Klaten, Jawa Tengah, Selasa (29/3). Memperindag RI mengatakan akan menghentikan impor beras mulai 31 Maret 2011. FOTO ANTARA/Regina


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Mayoritas saham di bursa AS ditutup melesat kemarin malam. Kenaikan indeks didorong oleh kian membaiknya kinerja perusahaan dan data manufaktur. Namun sentimen positif tadi dibayangi kenaikan indeks harga konsumen yang melampaui prediksi.

Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks S&P 500 naik 0,3% menjadi 1.340,43. Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,2% menjadi 12.318,14. Kedua indeks acuan tersebut saat ini berada di level tertinggi sejak Juni 2008.

Saham-saham yang mencatatkan kenaikan di antaranya: Cliffs Natural Resources Inc yang melompat 7,2% dan Nvidia Corp naik 9,8%. Sementara itu, saham yang melorot kemarin di antaranya: American Express Co melorot 2,3% dan Huntington Bancshares Inc yang turun 2,5%.

"Terjadi momentum ekonomi yang membuat konsumen kembali. Kondisi ini juga mendorong pelaku bisnis lebih optimistis, manufaktur tumbuh, dan pendapatan perusahaan membaik. Faktor-faktor itu cukup membuat bursa saham melesat," ujar Bruce McCain, chief investment strategist KeyCorp di Cleveland.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×