kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.019   21,00   0,12%
  • IDX 6.045   -103,22   -1,68%
  • KOMPAS100 783   -15,79   -1,98%
  • LQ45 602   -10,16   -1,66%
  • ISSI 208   -3,76   -1,78%
  • IDX30 334   -5,00   -1,47%
  • IDXHIDIV20 423   -4,56   -1,07%
  • IDX80 90   -1,72   -1,89%
  • IDXV30 114   -1,77   -1,53%
  • IDXQ30 109   -1,10   -1,00%

Dollar AS tergilas data upah tenaga kerja


Senin, 12 Januari 2015 / 13:59 WIB
ILUSTRASI. Drama Korea King The Land, masih betah menempati posisi teratas top series Netflix hari ini setelah tayang lebih dari dua minggu.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

HONG KONG. Dollar AS merosot hari ini (12/1) setelah data upah di Negeri Paman Sam yang lebih buruk ketimbang perkiraan pasar. Data tersebut memburamkan rencana AS untuk menaikkan bunga.

Greenback merosot terhadap mayoritas valuta tandingannya pada pukul 14:14 waktu Hong Kong.

Dollar Australia melaju 0,5%, sedangkan euro menguat 0,2% terhadap dollar AS. Dollar juga melemah 0,3% terhadap yen ke level USD/JPY 118,17.

Bloomberg Dollar Spot Index merosot untuk hari kedua, kehilangan 0,2% menjadi 1.138,57. Indeks ini memperlihatkan kondisi dollar AS terhadap sepuluh valas utama dunia.

AS mengumumkan, pendapatan perjam tenaga kerja berada di level terendah sejak tahun 2006. Ditambah dengan tren penurunan harga minyak, AS kemungkinan tertatih-tatif mencapai target inflasi.

Inflasi tahunan AS hanya naik 0,7% pada bulan Desember. Ini merupakan level terendah sejak tahun 2009.

"Perang antara deflasi dan ekspektasi kenaikan bunga untuk pertama kalinya ini, kemungkinan menyulut fluktuasi intens di pasar," kata Nader Naeimi, Kepala untuk Alokasi Aset Dinamis di AMP Capital Investors, Sidney pada Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×