kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Dolar AS masih tertekan, rupiah diproyeksikan menguat lagi pada Jumat (10/7)


Kamis, 09 Juli 2020 / 20:06 WIB
Dolar AS masih tertekan, rupiah diproyeksikan menguat lagi pada Jumat (10/7)
ILUSTRASI. Rupiah menguat dalam empat hari berturut-turut terhadap dolar AS.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah berpotensi melanjutkan tren positif dan bergerak menguat pada perdagangan Jumat (10/7). Pada hari ini, Kamis (9/7), kurs rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,10% ke level Rp 14.395 per dolar Amerika Serikat (AS).

Rupiah menguat dalam empat hari berturut-turut terhadap dolar AS. Setali tiga uang, penguatan rupiah juga terjadi di kurs tengah Bank Indonesia (BI). Mata uang Garuda ini ditutup di level Rp 14.446 per dolar AS atau menguat 0,10%.

Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana mengungkapkan rupiah cenderung diuntungkan dengan kurang baiknya kinerja dolar AS dalam beberapa hari terakhir. Fikri menilai, pada perdagangan besok sentimen ini masih akan berlanjut dan berpotensi membuat rupiah menguat.

Baca Juga: Pemerintah akan melelang tujuh seri SUN dengan target hingga Rp 40 triliun

“Data ekonomi AS sejauh ini menunjukkan hal yang kurang baik. Mulai dari jumlah kasus positif virus corona yang menembus 3 juta hingga adanya kabar industri penerbangan AS yang akan sangat mungkin memangkas 45% dari total staf mereka,” kata Fikri kepada Kontan.co.id, Kamis (9/7).

Selain itu, Fikri menyebut rupiah juga tengah dalam tren positif seiring dengan meningkatnya kepercayaan investor terhadap rupiah. Faktornya adalah kesepakatan burden sharing dan aliran dana melalui non-tradable SUN yang cukup memberikan kepercayaan.

“Namun, tak dipungkiri tingkat pertambahan pasien yang mencapai level tertinggi pada hari ini. Serta jumlah tradable SUN asing yang telah berada di bawah 30% walau dengan catatan CDS dan yield SUN menurun, tampaknya juga cukup membebani rupiah,” jelas Fikri.

Baca Juga: Kurs rupiah menguat empat hari berturut-turut ke Rp 14.395 per dolar AS

Oleh sebab itu, selama tidak ada berita atau rilis data ekonomi yang hasilnya signifikan, Fikri menilai rupiah berpeluang untuk terapresiasi. Hitungan Fikri rupiah akan bergerak pada rentang Rp 14.300 per dolar AS-Rp 14.470 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×