kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Ditopang penguatan dolar AS, Analis: Pasangan USD/JPY bakal menguat lagi


Minggu, 24 November 2019 / 18:19 WIB
Ditopang penguatan dolar AS, Analis: Pasangan USD/JPY bakal menguat lagi
ILUSTRASI. Ditopang penguatan dolar AS, pasangan USD/JPY akan menguat lagi


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Didukung banyaknya sentimen positif yang membuat dolar AS terus menguat sepekan lalu, pasangan kurs USD/JPY berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan awal pekan nanti. Apalagi, secara teknikal pasangan kurs juga menunjukkan tren bullish.

Mengutip Bloomberg, pergerakan pasangan USD/JPY di akhir pekan lalu berhasil ditutup menguat tipis yakni 0,03% di level 108,66. Hal tersebut didukung kondisi dolar AS yang menanjak 0,24% pada level 98,23 terhadap enam mata uang rival utama. 

Baca Juga: Dolar AS menguat, Poundsterling diprediksi bakal semakin tertekan

Analis PT Rifan Financindo Berjangka Puja Purbaya Sakti mengatakan, penguatan rupiah terjadi setelah data menunjukkan aktivitas pabrik dan layanan AS membaik sebagai tanda ketahanan berkelanjutan ekonomi AS. Sementara itu, kabar positif kembali datang dari perdagangan AS-China. 

Asal tahu saja, Presiden kedua negara tersebut sama-sama memberikan komentar bernada optimistis akan tercapainya kesepakatan. Para pejabat China mengisyaratkan bahwa Beijing dan Washington memberi sinyal bahwa kedua pihak hampir menandatangani kesepakatan awal bulan ini.

Presiden AS Donald Trump pekan lalu sempat mengatakan bahwa dirinya tidak setuju untuk menurunkan tarif semula sehingga mengurangi harapan kesepakatan perdagangan terwujud lebih cepat.

Baca Juga: Banjir sentimen positif di AS, pasangan EUR/USD bakal lanjut tertekan

Sementara, Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa Beijing ingin segera mencapai kesepakatan dagang dengan Washington, serta terus berupaya untuk menghindari perang dagang. 

Selain itu, Xi tetap menjaga harga diri negaranya dengan menegaskan bahwa mereka juga tak gentar untuk membalas apabila langkah itu diperlukan. Sedangkan dari pihak AS, Presiden Donald Trump mengatakan pada Fox News bahwa kesepakatan dengan China sudah sangat dekat. 

Xi juga menyiratkan kemungkinan untuk tidak menandatangani Undang-Undang yang mendukung Hong Kong, jika hal itu diperlukan untuk mendukung tercapainya kesepakatan dengan Beijing. 

Baca Juga: Optimisme dagang AS dan China muncul lagi, euro menguat




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×